Cara Mengontrol Keuangan Pribadi Kamu

Keuangan bila itu dikontrol dengan baik maka semakin mudah mengetahui total jumlah uang tersisa. dimasa sekarang kita ini harus “Pintar” mengolah uang, meski bukan jebolan “Kuliah Akutansi” and that’s no problem. berikut ini adalah cara mengontrol uang, dengan memakai rumus dibawah ini:

Note Rumus: Biaya Operasional + Biaya Darurat dan Biaya Simpanan (BO+BD+BS)

Disiplin Dalam Mengelolah Uang Itu Sangat Penting

Yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui jumlah uangnya sebelum mengontrolnya (ya…iya lah!). misalkan pendapatan kamu: 3 juta perbulan, berarti usahakan sehari mengeluarkan uang (Lima Puluh Ribu Rupiah) dari biaya Operasional yang sudah ditetapkan (contoh).

Note: rinci dahulu biaya pengeluaran kamu perhari (umpama 50.000) jadikan biaya Operasional.

Jadi pengeluaran perbulan kamu adalah: Rp. 1.550.000 dan sisa uang (dari 3 Juta) masih ada: Rp. 1.450.000

Uang tersisa dari RP 1.450.000, kemudian dibagi dua jadi:

Rp. 725.000 (untuk uang darurat) + Rp. 725.000 (untuk uang simpanan)

Note:

  • Uang darurat & uang simpanan, jangan pernah dipakai (sepeserpun) sampai akhir bulan.
  • Uang darurat: dipakai saat benar-benar darurat saja.
  • Uang Simpanan: dipakai saat uang darurat habis terpakai, (ini termasuk uang darurat ke 2)

Intinya dengan rumus ini: BO+BD+BS percaya atau tidak? bila kamu disiplin tanpa mengeluarkan uang sepeserpun kecuali lagi darurat. terus mengikuti sistim ditetapkan, cuma keluarkan uang Operasional dan tahan menunggu akhir bulan, (Perkiraan) sisa uang kamu ada: sekitar RP. 500.000 – 600.000 ditangan! (kecuali tidak terpakai melebihi batas). sisa uang itulah yang bisa kamu belanjakan atau ditabung

Sistim rumus ini mengirit (tapi bukan pelit), juga seperti menyiksa diri (demi uang sisa) dan tidak bisa menikmati hidup (tapi ujungnya bisa dibelanjakan)

Ayo sekarang pilih mana uang tak dikelolah secara disiplin dan teratur tapi amburadul? atau dengan disiplin (menahan diri) efektif diujung? sistim ini memakai dispilin diri, tanpa itu percuma saja!

Sebelum membahas lanjut dari sistim rumus, kamu harus belajar “Disiplin”. lihatlah TNI kita gagah, berani dan tangguh karena apa? disiplin. lalu apa hubungannya dengan ini? ada juga kok. bila TNI disiplin waktu menjadikan tangguh dan kamu harus disiplin buat “Tekan Pengeluaran” demi hasil ideal kedepan.

Disiplin itu sangat penting, tanpa ini “Ah nanti aja deh” terus uang keluar bak air….habis deh! jadi untuk mengikuti rumus ini harus “Disiplin” supaya efektif dan lebih terasa. maksud disiplin ini bukan keras, cuma kamu harus hindari pengeluaran yang tidak perlu. mau beli baju (padahal baju banyak) sabar dong! ujungnya pasti bisa beli, bila kamu mengontrol dengan baik.

Disiplin bisa menahan seperti “Rem” bukan pelit, tapi bulan depan uang sisa bisa kamu nikmati (but usahakan tabung ke bank). terserah aja deh? jangan lupa untuk mencatat pengeluaran di “NOTE KECIL” karena dengan begitu “Pengeluaran” bulan depan bisa ditekan…..bahkan ke tahun depan.

Belajar Disiplin Untuk Awal

Percayalah rumus ini seperti kamu nabung dibank, tetapi semua uang kamu pegang. tekadan/niat agar keuangan kamu jadi lebih irit dan juga dengan merincikannya seperti ini:

Biaya (Contoh):

Ongkos: (angkot/bus) RP. 3000 sekali jalan, pulang pergi Rp.6.000

6000 x 31 = 186000 (disiplinkan + tekad/niat, jangan lebih dari 186.000)

Biaya Makan (harian): 6000/7000, oke kita bulatkan jadi 7.000 saja.

7000 x 31 = 217000 (disiplinkan + tekad/niat, jangan lebih dari 217.700)

Sekarang biaya apalagi? Biaya Bensin: taruhlah perhari 10.000

10.000 x 31 = 310.000 (disiplinkan + tekad/niat, jangan lebih dari 310.000)

Terus jumlahkan pengeluaran perhari, dengan begini mudah disusunnya.

Total biaya diatas, (Ongkos + Makan + Bensin):

186.000 + 217.000 + 310000 = Total 713.000 (disiplinkan + tekad/niat, jangan lebih dari 713.000)

Emang masih banyak lagi biaya lain (namanya manusia), tetapi disiplinkan pengeluaran 713.000, mau bagaimanapun jua jangan melebihi batas. tanpa disiplin, akan jebol lebih dari 713.000 (sayang banget). bayangkan umpama itu dari gaji 3 Juta, berapa banyak uang tersisa akhir bulan? lumayan bro!

Selain pengeluaran harus dipatok: “Pokoke 6000, ga ada tambahan lagi buat (BO) gimana caranya?” di situasi darurat (pun ga boleh bohong ato alasan)!! ini juga berlaku untuk Biaya Darurat dan Biaya Simpan, jangan mengambil keuntungan (Ingatlah disiplin!) busyet dah keras banget nih? “Soalnya gini, mau boros di awal atau irit di awal?” lebih baek irit diawal kan?

Mengoptimalkan Biaya Darurat Dan Biaya Simpanan

Biaya darurat bisa diterapkan dalam rumus, asal itu jangan melenceng atau dijadikan aji mumpung keluar biaya ataupun nongkrong diwarung!!!

Contoh: Pendapatan (perbulan) 5 juta, pengeluaran 1.5 juta. berarti darurat 1.750.000 (begitu pula biaya simpanan). selanjutnya jangan pernah nyentuh 1.750.000 itu….usahakan ke bulan depan, jangan di awal atau tengah bulan (sampai benar2 ketahuan sisa uang akhir bulan).

Hari semakin hari kamu terus disiplin, kamu ga pernah “nyentuh” 1.750.000 emang hidup bagai robot (udah ditetapkan). sabar menahan hasrat apapun kadang rasa ingin teriak! demi hasil yang memuaskan kamu jadi terbiasa. eh gak tahunya nanti sisa uang dikumpulkan perbulan, pas akhir tahun total uang kamu ada 6-7 Jutaan (contoh).

” Jadi Selama ini disiplin untuk apa yach? untuk ujungnya, bukan hasrat sesaat di awal

Rumus ini bagus, supaya bisa”Hidup Bercukupan” atau kalo beruntung jadi kaya dan banyak duit. karena banyak banget orang sukses diawal karirnya menerapkan gaya ini! mereka gak mau untuk poya2, sering mengumpulkan uang, kemudian dipakai demi kebutuhanya. Thomas Alva Edison memakai tabungannya yang dikumpulkan dari berkerja jualan koran, kerja dikereta, larinya buat penelitan!

JK Rowling emang dikira pake duit apa, cetak buku Harry Potter? (Ngepet!)! masalahnya gini dia cuma bisa nulis cerita novel dikertas tisu rusak, tinggal di apartemen jelek, dia ga punya banyak uang waktu itu. karena terinspirasi teman main masa kecil tetangganya “Keluarga Potter” dan juga disebabkan kereta telat hampir 4 jam, lalu terbuatlah cerita Harry Potter. lah emang pas ditolak 12x penerbit buku, itu duit darimana buat biaya rapi2in buku? bikin cover,dsb (pasti ada biaya) masa Nyolong! pasti ngumpulin dong.

Intinya rumus ini 70% disiplin, 30% menahan, demi untuk keuntungan masa mendatang. sama aja nabung di bank dan kamu ngak perlu ngantri! ruginya gak ketemu sama Teller mbak/mas yang cantik/ganteng!

Cara Mengoptimalkan Rumus Ini Dengan Gaya Hidup Kamu

Rasanya gak mungkin banget cuma mematok BO+BD+BS dalam menjalani hidup perharinya pasti ada biaya lain yang kamu harus kamu keluarkan, seperti biaya untuk ketemuan sama temen, pacaran ataupun biaya diluar dugaan rumus,dll (tetapi bukan dari biaya sudah ditetapkan).

Di situasi tak terhindari ini dan supaya gak harus menghindari sosialisasi, biaya nongkrong, makan, bioskop,dll (contoh). semua lari ke (BD), jangan pernah di campur aduk ke (BS). kecuali (BO) buat ongkos perjalanan dan nanti digantikan oleh biaya (BD). nah jadi teratur kan?

Penyimpanan Uang Juga Harus Diperhatikan

Tempat menyimpan uang dimanapun kamu berada, berpengaruh terhadap pengeluaran. karena bila uang teraduk bisa berabeh gak terurus, maka dari itu harus rapi dong: untuk ribuan, puluhan dan juga receh ada tempatnya tersendiri. bila itu dompet juga sama.

Ada tips buat yang sering berpergian supaya gak kebobolan istilahnya: “Uang yang ada didompet seadanya dan uang utama (jumlah banyak) taruh dikantong jaket atau tas, jangan digabung.

Bila kamu bawa RP 200.000

Didompet: 50.000

Kantong Jaket/Tas/dll 150.000

Intinya yang terpakai itu uang didompet, usahakan keluarkan uang utama seperlunya. jangan mentang 50.000 sudah habis, terus sisa uang 150.000 jadi bablas . tetap perkirakan pengeluaran sebelum dibelanjakan! jangan nafsu!

Think Before You Shop Or Spend

Ini untuk apa? apa nanti digunakan? bila tidak untuk apa dibeli? kadang terasa kalo orang megang duit banyak, siapapun yang pernah pegang duit 15.000.000 keatas pasti ngerasa diatas angin! jadinya sok raja, apa2 serasa bisa/ingi beli…jadinya sombong…inget Tuhan bisa murka, dibikin miskin hati2 jangan sombong! hal terpenting setelah dapet uang (besar atau kecil) bersyukurlah kepadanya.

Sistim ini bisa berlaku uang 50 Juta keatas, yang keiritannya ditekan kira2 30 s/d 25 Juta sampai akhir bulan (asal tahan). seperti dibilang tadi, punya duit banyak apalagi itu 50 Juta (percaya atau enggak), serasa kayak hidup dihari ini aja, ga mikir masa depan! jadi ngontrolnya diimbangi hasrat tak tertahan “Ah masih banyak ini” jadinya bablas beda sama Ribuan/ratusan atau 5 jutaan kebawah.

Yang orang pikirin saat megang duit gede (kebanyakan) keinginan ono-ini, padahal yang ada udah cukup. punya HP Android Galaxy, mau iPhone 5! ini manusiawi. nah supaya uang kamu irit dan ga bakal nyesel ketika duit kamu cepet habis di skala 20% “Coba gue irit, coba gue tabung!!!!” dah terlambat bro! ga mau begitu kan? ayo lihat dibawah ini:

Mengelolah Uang 50 Juta Rupiah:

Rinci pengeluaran dari keinginan anda (Contoh)

Pengeluaran: 5.000.000 (sisa 45.000.000)

– 5000.000 (biaya ongkos/operasional & makan) = (sisa 40.000.0000)

– 20.000.000 (biaya darurat) = (sisa 20.000.000)

– 20.000.000 (uang simpanan) = (sisa 0)

Terus bagaimana untuk biaya menikmati? jawabannya tak ada! rumus ini:

Biaya Operasional + Biaya Darurat + Uang Simpanan.

Sistim ini tak menerima uang menikmati (poya-poya, hambukan uang,dll), apapun itu walau sepeserpun! karena mengharapkan sisa di akhir bulan (dan sisa uang itu namakan saja:) uang menikmati.

Uang menikmati adalah hasil kerja keras kamu selama sebulan, menahan, tabah. nanti terserah aja kalo mau ganti HP baru, mau beli TV HD, DVD, Laptop,dll (sesuai melihat sisa uang itu).

Supaya tambah menikmati jangan digabung ke bulan depan, abiskan saja. bulan depan kan udah ada biaya (dipatok)? kecuali mau ngumpulin sama pertahun silahkan saja.

***************************

So sekian post “Mengontrol Keuangan Pribadi” dengan rumus + Disiplin (Tekad & Niat). ya semoga berguna bila kamu ingin mencoba. jangan lupa untuk baca dan nonton video lainnya di:

https://wildanrenaldi.wordpress.com/ thank you.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Tips Dan Trik dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s