Cerita Sedih Tokoh Sejarah Dunia

Bukan hanya kita yang punya cerita sedih loh, para tokoh yang masuk dalam sejarah dunia pernah mengalami namanya kesedihan dalam hidupnya. mulai dari nasib kurang baik, kurang beruntung dan kesialan,dll. mereka juga manusia, oleh sebabnya mengalami seperti manusia pada umumnya. cuma akhirnya mereka berhasil mengubah hidup menjadi lebih baik dan kisah sedihnya tak terlupakan, dicatat dalam sejarah.

Kisah Sedih Nabi Muhammad

512px-Mohammad_SAV.svg

Muhammad adalah Nabi Agama Islam. namanya dikagumi bukan hanya umat muslim saja melainkan orang Non-Muslim, bahkan Sejarahwan dari dalam maupun luar negeri. karena keteladan, sifat baik, kesabaran, tulus, berjiwa pengampun, jadi tak pelak lagi bahwa Muhammad idola/pedoman banyak orang.

Salah satu warisannya terbesar yaitu dari ucapan, perbuatan, ketetapannya (yang Terangkum), kemudian dinamakan Hadits. menjadi solusi terbaik memecahkan berbagai problem kehidupan.

Tapi kisah Muhammad (sebelum menjadi tokoh dunia) seperti sekarang, perjalanan hidupnya banyak sekali aral melintang. tetapi dia tak membalasnya dengan cara Brutal, malah mendoakan “Penduduk Mekkah” atas panggilan menyembah Agama baru, yaitu Islam. Muhammad juga tak pernah memakai kekerasan (padahal) pendukungnya banyak sekali setelah kota Mekkah jatuh ketanggannya. alasan sakit hati, balas dendam adalah (kesempatan) emas untuk mereka membayarnya, tapi tak ada “Komando” atau “Perintah” dari pasukan pemberani untuk membunuhi orang yang menghinanya dulu.

Kesedihan cerita Nabi Muhammad dialami sejak kecil, sudah Yatim Piatu. tak ada penopang hidup layaknya manusia pada umumnya, kadang ia harus bekerja tapi nantinya mempunyai bakat dagang saat dewasa. meski hidup ditengah penyebah berhala termasuk pamannya “Abu Thalib” Muhammad tetap teguh. setelah dewasa Muhammad juga mengalami cerita kesedihan, dimana saat menerima wahyu dari Tuhan menyebarkan Agama Islam. tahu kan penduduk Mekkah (terdahulu) adalah penyembah berhala dan Muhammad jadi di caci maki hasilnya. ia dianggap ancaman oleh para penyembah berhala, bahkan para tetangga dekat Muhammad tak jarang melemparinya “Telur Busuk” saat ia berjalan, walaupun hanya pergi sejenak.

Ada cerita, saat Malaikat pelindung Muhammad sangat “Geram” terhadap perlakuan tidak menyenangkan tersebut. lalu malaikat itu berkata “bisa saja malaikat itu membalas perbuatan mereka hanya segampang membalikan telapak tanggan” tetapi Muhammad tegas menolaknya, membiarkan para penduduk yang belum “Sadar” itu dan lambat laun selama Muhammad berada di Mekkah posisinya terancam, hingga ada kabar mau dibunuh.

Sadar dirinya ingin dibunuh kemudian bersama para pengikutnya Hijrah dari Mekkah ke Madinah, disana ia diterima baik dan menghimpun pasukan. tak berapa lama bersama pasukannya, ia memimpin menyerang kota Mekkah, akhirnya takluk dibawah kekuatan Muhammad. setelah menang dan masuk dalam momen bersejarah besar (juga untuk) “Menancapkan Tombak” Agama Islam dari “Kekuatan Dunia”. sebab setelah kematian Muhammad (tahun 632), efeknya kemudian sebagian besar Negara Timur Tengah, Kota di Spanyol, Gaul, Sisilia, Italia Selatan, sampai ke Afrika Utara, masuk kedalam gengaman kekuasaan Islam. ajaran Islam terus menyebar termaksud Indonesia.

Khusus Spanyol mereka baru bisa melepaskan diri abad 14an. (wilayah Granda) basis Islam terbesar jatuh ketangan Ratu Isabella. di abad 14 ini tepatnya 1492, juga menjadi titik ukur dalam perkembangan sejarah dunia: Ekspedisi Christopher Columbus, setelah dia meminta bantuan kepada Ratu Isabela untuk menjelajah wilayah baru, nantinya akan menemukan “Benua Amerika” (juga mempunyai dampak luas).

Meski wilayah lainnya (taklukan Islam) banyak melepaskan diri di abad ini juga kedepannya. (yang hebat) Agama utama tetap Agama Islam bertahan sampai sekarang. jadi Muhammad bukan tokoh sejarah semata, warisan ajarannya telah menjadi kehidupan bagi umat Muslim dunia. seperti halnya Yesus (Kristen) dan Siddhartha Gautama (Buddha), mereka adalah sang Penyebar Agama “Sukses”, punya kisah hidup tak mudah sebelum diakui sebagai “Tokoh Dunia”.

Kisah Sedih Yesus/Jesus (Kristen)

jesus

Yesus atau Jesus adalah Tokoh Agama Kristen dan juga penyebar ajaran Kristen, yang bertanggung jawab atas (Milliaran orang) dunia memeluk Agamanya sampai masa kini. karena kesuksesan ini namanya masuk dalam jajaran tokoh-tokoh sejarah dunia. (meskipun) kisah hidupnya ini “Lebih Menyakitkan” dibanding dua tokoh penyebar Agama lainnya, yaitu: Muhammad dan Siddharta Gautama.

Yesus harus rela mengorbankan diri, disalip hingga kematiannya (termasuk kisah sedih sekaligus mengerikan). pasalnya Yesus itu menjadi korban perencanaan dari berapa pihak dan yang hebat tahun kematiannya menjadi patokan antara (Masehi – Sebelum Masehi). arti “Before Christ (BC)” yaitu (Sebelum Masehi) digunakan para sejarahwan dunia membedakan garis perjalanan  sejarah.

Yesus yang lahir bertepatan dengan pemerintahan Augustus dari Kerajaan Romawi, ditahun 27 (SM). sewaktu itu Kerajaan Roma sedang kuat, wilayahnya membentang luas dimana orang Roma bisa ikut campur dalam pemerintahan, (nantinya) mengancam keberadaan Yesus. cerita kesedihan Yesus juga dialami sewaktu masih bayi. berawal dari kelahiran sudah ditandai oleh mimpi dari ibunya Maria (akan menjadi ibu dari Mesias). akibatnya harus pindah dari Roma ke Betlehem. belum lagi ancaman Raja Yueda Herodes “Gemar” membunuh bayi (karena takut) digulingkan tahtanya dan Yesus akan mengantikan dia. Yesus pun harus tumbuh dewasa ditengah ancaman itu.

Saat mulai dewasa Yesus adalah anak yang cerdas, dia lalu aktif dibeberapa penyebaran Agama bersama para pengikut dan muridnya, sampai-sampai kiprahnya terdengar ketelingga petinggi Roma dan Pemuka Agama Yahudi. diperjalanan waktu Yesus lalu dikhianati oleh pengikutnya bernama Yudas, membuat ia ditangkap kemudian diadili. meski ada yang membelanya tetapi sia-sia, hingga Gubernur Roma bernama Pontius Pilatus memutuskan Yesus bersalah, disalib sampai kematiannya dan dikuburkan dekat sana (daerah Yueda) termasuk dalam wilayah Kerajaan Roma.

Alasan pertama Yesus disalip hingga meninggal, dari banyak orang Kristen berkata: kematian Yesus untuk menebus dosa manusia, sudah digariskan oleh Bapa disurga. tetapi bila melihat dari sudut pandang sejarah, Yesus adalah bagian dari korban berbagai pihak (khususnya) ancaman terhadap ajaran sebelumnnya. Yesus sama seperti Muhammad ingin dibunuh karena menyebarkan Agama Baru, tapi Muhammad berhasil pergi ke Madinah. untuk Yesus yang dikhianati, dia tak bisa melakukan itu.

Alasan kedua Yesus telah menjadi korban (diduga) ingin mengambil Ahli Kekuasaan (mau menjadi Raja), padahal tak berniat begitu. harus diingat pula Kerajaan Romawi adalah anti dalam urusan pemberontakan, banyak kisah pemberontakan sudah dimusnahkannya. potensi Yesus menggulingkan kekuasaan (sepertinya sangat bisa) walaupun bukan dia, melainkan berapa pendukung akan berperang untuk dia (takutnya seperti itu).

Layaknya “Tokoh Sentral” para penyebar Agama Dunia, (pribadi tak melulu kepada keduniawan) jadi sangat salah sekali bila Yesus ingin mengambil kekuasaan. Yesus bersama penyebar Agama lain cuma ingin menyebarkan ajaran. ZarathustraMani dan Mahavira adalah contoh penyebar Agama (Non) mengambil ahli kekuasaan Negara. tetapi orang mengikuti ajarannya lah yang melakukannya, bukan sang penyebar agama.

Kisah Sedih Siddhartha Gautama (Buddha)

buddha

Cerita sedih Siddhartha Gautama tidak dialami sewaktu ia kecil sampai ke dewasa, semasa tinggal di Istana. kecuali setelah ia meninggalkan Istana berkelana, luntang-lantung, hingga akhirnya menyebarkan Agama Budha. cerita hidupnya karena dibohongi ayahnya (Śuddhodana) yang diberitahu oleh para biksu (meramal Siddhartha akan menjadi petapa, meninggalkan istana) dan takan pernah menjadi Raja. akhirnya setelah itu Siddhartha kecil (tinggal di Istana) dijauhkan dari kesulitan hidup atau hidup dirancang supaya sang anak tidak melihat namanya Sakit, Tua, Meninggal,dll. sebab diluar Istana banyak kaum tak beruntung tersebut dan Siddhartha tak pernah tahu soal itu.

Siddartha telah tumbuh menjadi dewasa, akhirnya harus melihat kenyataan sesungguhnya. padahal dia sudah berkeluarga, juga punya anak. para tokoh sejarah yang melihat tekad kuat dari Siddhartha ini, berbeda pandangan dengan seorang ayah pada umumnya “Siapa sih yang mau ninggalin anak dan istri, terus menjadi seperti Siddhartha?” pasti jarang sekali dilakukan, bahkan tidak ada. cerita sedih…nyata…sudah terjadi.

Dengan tekad ia keluar dari istana meninggalkan status Pangeran, diusia 29 tahun dan menjadi petapa, berkelana kesana-kemari melupakan namanya duniawi. Pangeran Siddhartha seringkali mengemis demi mendapatkan sesuap nasi dari penduduk, kadang diberi dan kadang tak diberi. akan tetapi tekadnya tidaklah pudar.

Berkelananya dia terus mengalami penderitaan hidup dan berapa tahun kemudian saat sedang bersamadhi (dibawah pohon bodhi) dia menemukan pencerahan. tak selang waktu lama dari waktu ini, ia menyebarkan ajarannya ke penjuru wilayah di India dan Siddahartha tak pernah kembali untuk merebut gelar status “Raja”, ia meninggal sebagai Sang Penyebar Agama.

Kisah Sedih Soekarno 

Soekarno_1959

Seperti diketahui kisah Soekarno memerdekakan Indonesia butuh bertahun tahun, baru bisa berdiri diatas mimbar membacakan “Proklamasi” sejak masa aktifnya (pertama kali era) 1915 sampai tahun kedepan. tekadnya tak pernah surut untuk memerdekakan Indonesia dan terbukti atas kepiawaiannya bisa berkali-kali lolos dari ancaman kematian Belanda & Jepang.

Mungkin diperlukan keberanian saat berhadapan dengan Monster pencabut nyawa (karena tak ada jaminan) hidup, dari nyawa yang hanya dihargai oleh segampang satu letusan peluru menembus kedalam kulit, bila tak berhati-hati. contohnya adalah ditahun 1929 dan 1933 dia pernah dijebloskan ke penjara, entah kenapa? kalau Soekarno tidak punya “Keberuntungan” atau pemerintah belanda tidak sadar resiko. jangankan 2 kali penjara (1 kali) ada tahanan yang langsung dor, menghilang dari muka bumi. untuk Soekarno bagus sekali dia bisa selamat.

Masa kecil Soekarno, dia aman tak “Bikin Panas” kuping Belanda dan terus berlanjut hingga pengalaman hidup semakin matang dijaman Jepang. ia jadi berseberangan dengan Sutan Syahrir dan dituduh “Kolaborator Jepang”. bagi orang yang membaca sejarahnya (mungkin) menganggap begitu saja (sudah terjadi), lalu bagaimana dengan “Perasaannya” dicap buruk orang sendiri? belum lagi meladeni permintaan Jepang (untuk ini – untuk itu) kerap kali merugikan (orang pribumi) serta nyawanya? sepertinya cobaan terberat dia diwaktu ini (dibanding) penjara berapa tahun bebas. mimpinya untuk membela kemerdekaan orang sendiri jadi disalah artikan.

Iming-iming Jepang ingin memberikan kemerdekaan Indonesia dengan cara “Diplomasi” dianggap tidak masuk akal bagi gerakan perlawanan. meski tak disalahkan (kemudian hari) karena Soekarno juga punya maksud baik kepada negeri (dibalik) kerjasama dengan Jepang ini dan resiko dibenci seumur hidup (bisa terjadi). harus diingat, tahun 1943 Jepang melegalkan Romusha (kerja paksa). saat itu Soekarno tak bisa berbuat apa-apa saat melihat pribumi bekerja dibawah ancaman Jepang tanpa gaji, upah. kekejaman ini tak bisa dihindarinya lagi.

Saat sudah merdeka pun, Soekarno bersebrangan dengan Mohammad Hatta, hingga Hatta keluar dari kabinet, menandakan kehilangan “Tokoh Penting” pendiri negeri. ia lalu menjadi (ke kiri-kiran) hubungan erat dengan Uni Soviet dicap buruk (orang sendiri): Soekarno sedikit Komunis. akibat hari bersejarah Komunis (ingin mengkudeta) tanah air dalam peristiwa Gerakan 30 September. akibatnya Soekarno dalam masa 2 tahun kemudian (tahun 1967), dia harus kehilangan jabatan Presiden, praktis karena Komunis yang bersalah. lalu Soeharto menjadi Presiden ke 2 dari tanggal (12 Maret 1967) berkuasa selama 32 tahun.

Kisah Sedih Adolf Hitler

09hitler

Sebelum Adolf Hitler menjadi “Pemimpin Nazi” yang disebut “Fuehrer” juga bertanggung jawab atas pecahnya “Perang Dunia 2”. cerita hidup Hitler sangatlah sedih sekali. bila seseorang membaca kisahnya mengapa Hitler “Terbentuk” menjadi seseorang yang Sadis juga kejam? disebabkan masalah hidup datang bertubi-tubi, membuat dirinya mengubah menjadi sosok yang mengerikan.

Dimasa kecil Hitler sering dipukuli ayahnya yang pemabuk (bernama Alois Hitler/Schicklgruber), hingga dia mengalami trauma ke masa dewasanya, itu sebabnya Hitler “kaku” tak seperti orang pada umumnya. bukan hanya itu saja setelah ayahnya meninggal (sampai ke dewasa) Hitler tidaklah kaya, meski warisan ayahnya cukup untuk makan sehari-hari dan dimasa ini juga dia ingin menggeluti seni lukis, tetapi dia gagal diakademi Fine Arts Vienna.

Kegagalan itu ditambah oleh kematian Ibunya (Klara Hitler/Pölzl) di tanggal 21 Desember 1907 membuat Hitler merasa tak punya harapan lagi sebagai manusia. masa-masa setelah ini Hitler meninggalkan rumahnya, ia pergi kesana-kemari menjadi “Gelandangan” tak punya uang, apalagi untuk menyewa kamar. untuk makan saja Hitler harus bergabung dengan para gelandangan lainnya, kadang pula ia tak makan seharian.

Kesedihan hidup inilah menjadi asalan mengapa ia sangat membenci orang Yahudi? karena telah menyebabkan Jerman dijurang kehancuran, ekonomi maupun moral. Hitler pernah tidur beralas kain yang bolong, diemperan jalanan dan pernah melihat orang Yahudi kaya berjalan didepan matanya, sedangkan dia dan orang Jerman lain hidup dalam kemiskinan.

Setelah jadi gelandangan Hitler akhirnya bergabung dengan Tentara Jerman di”WWI/Perang Dunia I” tapi Jerman kalah, Hitler pun sangat kecewa dan dia pulang layaknya pecundang. meskipun dapat pangkat Kopral itu sangat tidak berarti bagi hitler. masa lumayan bagi nasib Hitler dialami setelah terjun kepolitik, terutama Kemampuan Pidato dan Partai Nazi-nya. dari tahun 1919 (setelah bergabung ke partai) hingga ke tahun 1933 (menjadi Kanselir Jerman). sejak itu hidupnya terus bersinar (bagai lampu) hingga redup ditahun 1945, tahun kematiannya.

Kisah Sedih Benito Mussolini

iwm_iwm_ld_7283_large

Nama asli dia Benito Amilcare Andrea Mussolini, dia adalah pelopor populer pemimpin Partai Fasis Italia. meski tidak seperti negara Jerman (nantinya) yang dipimpin Adolf Hitler, Mussolini juga patut diperhitungkan. cerita sedih tentang dia telah dicatat dalam sejarah dunia.

Benito kecil yang hidup miskin bersama keluarganya, dia kadang membantu ayahnya Andrea Mussolini dibengkel. ayah Benito adalah seorang Sosialis, itu sebabnya dia “Jago” dikancah politik kedepannya termasuk kebencian. karena bandel Benito kecil lalu disekolahkan asrama ketat oleh ibunya dan disana dia melihat ketidakadilan. bagaimana seorang murid miskin diberi makan “Roti Kering”, makanan yang tak enak, beda sekali dengan anak murid yang kaya. nasib sedih inilah yang menimbulkan kebencian dalam sistim sosial dirinya.

Setelah lulus dan dewasa Benito menjadi guru, tapi sering mabuk, memukuli muridnya dan memaksa berhubungan intim dengan berapa gadis/wanita (lalu) dia terkena penyakit “Raja Singga” tak parah, dia tetap begitu seumur hidupnya. Benito kemudian dipecat karena pidato tak sopan saat Giuseppe Garibaldi tiada. dia lalu angkat koper ke Swiss, jadi tukang batu, tak punya pekerjaan tetap, tapi tujuan utamanya adalah menghindari Wajib Militer.

Tingkah benito sempat masuk daftar hitam kepolisian. setiap melangkah dinegerinya (Italia) polisi selalu waspada, takut pidato kontoversial Benito merugikan banyak pihak. untungnya setelah ia bergabung gerakan Sosialis (bekerja disurat kabar Avanti) tekanan mulai berkurang. saat Perang Dunia I dimulai dan Italia netral perang ia menjadi marah. karena alasan itu, ia keluar dari Partai, mendirikan Partai dan Surat Kabar Sendiri  Il Popolo d ‘ Italia (lebih tenar dari Avanti) tahun 1914.

Era emas Benito Mussolini terjadi di Tahun 1922, karena berhasil menjadi Perdana Menteri Italia, dia berkuasa (sampai tahun) 1942. setelah itu ia dicungkil, ditangkap, dipenjarakan. asalan posisi Benito terancam karena “Doyan Perang” + Iri kepada pasukan Nazi Jerman. dia menghabiskan uang negara (sampai-sampai) negara hampir bangkrut!

Di tahun 1943 Benito sempat diselamatkan oleh Nazi, dipaksa berkerja di pemerintahan “Boneka Fasis” (Republic Salo). menjelang kematiannya 28 April 1945, kesedihan hidupnya terjadi lagi. saat Militer Jerman hampir kalah perang dan tak bisa membantunya. kelompok Militan Anti Fasis membunuhnya dan mayat Benito digantung, berhadapan dengan ratusan rakyat Italia, yang dahulunya sangat setia mendukungnya. tapi sekarang rakyat malah menghujat, memukul, meludahi, bahkan ada seorang wanita tua menembak tubuhnya enam kali dengan alasan, anak tercintanya mati dalam perang. cerita sedih…bahkan setelah kematiannya.

Kisah Sedih Elizabeth I (Ratu Inggris)

Elizabeth_I_when_a_Princess

Jaman sekarang Ratu Inggris Elizabeth II, ga perlu mengalami hidup seperti Elizabeth I. dia punya suami bernama Pangeran Philip (padahal Elizabeth I menunjuk nama Philip “juga” sebagai penerusnya) dan Elizabeth II tak perlu dikurung dalam istana dengan penjagaan ketat.

Ratu Elizabeth I yang hidup ditengah bayang-bayang Mary I (anti Agama Protestan) sebelum berkuasa. dia pernah jadi korbanya sewaktu muda past “Bening-beningnya” diusia 20 tahun. tanpa hujan dan geledek dijebloskanlah Elizabeth ke penjara Menara London, dituduh sebagai pemberontak tahun 1554. Elizabeth pun protes tapi ga tanggepin, yang tahunya demi keamanan “Tahta” Mary, dia harus berbuat licik seperti itu. untungnya pas Mary meninggal dunia tahun 1558, dia dibebaskan lalu kemudian dianggkat menjadi Ratu.

Setelah berkuasa (sejak umur 25) sampai meninggal ditahun 1603, dia harus mengalami kehidupan “Asmara” pahit terus, tak seperti Ratu pada “umumnya” bisa “Pamerin” suaminya (Sang Raja) “Eh ini suami gue, keren kan?” Elizabeth ga bakal pernah seperti itu, lah kenapa? soalnya akibat sejarah Mary I itu, dimana kaum protestan diburu (mungkin) lebih dari 200 atau 300 jadi korbannya. favorit Mary adalah pembakaran hidup-hidup, juga Katolik taat dan minuman Bloody Mary (Coktail) emang diambil dari julukan namanya Mary I “Mary Berdarah” bukan “Ayo Mari Berdarah” siapa yang mau tuh?

Elizabeth (bukan tidak laku) dia pernah pacaran kok, kekasih lamanya bernama Francis, Duke of Anjou, bahkan pas berkuasa 20 pelamar ditolak. alasannya beragam, trauma seperti ayahnya, takut kekuatannya hilang, tapi yang masuk akal sih dari “Politik”. demi mempertahankan negaranya yang sedang di damaikannya “Konfilik Agama” Elizabeth ga mau memihak, kalo nikah sama yang Katolik takutnya Protestan marah (juga sebaliknya), bisa pula terjadi perang saudara nantinya. ya mau ga mau lah, dia harus rela 45 tahun berkuasa tanpa pasangan.

Kesimpulan Akhir

Makna yang didapat dari cerita-cerita tokoh sejarah dunia adalah, disaat sulit pun semua orang punya jalan keluarnya atau bisa hidup lebih baik. jadi sesedih-sedih kamu, segalau-galau kamu, sesulit-sulitnya itu, kamu bisa tidaklah sendirian. seperti contoh para tokoh diatas, yang telah memberikan contoh bahwa mereka juga punya kesulitan hidup. tapi bisa keluar dari masalahnya.

So sekian post Cerita Sedih Tokoh Sejarah Dunia dan jangan lupa untuk baca dan nonton video lainnya di: https://wildanrenaldi.wordpress.com/. thank you.

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Pengetahuan, Politik, Sejarah dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s