Tips Ikut Ajang Pencari Bakat

Kalo kamu ikut ajang pencari bakat, ya semoga tips dibawah ini bisa berguna, dari mengikuti Audisi sampai membahas lainnya, setelah menjadi Kontestan Resmi disuatu ajang:

Persiapan Awal Sebelum Dan Audisi 

Sebelum kamu melangkah pergi menuju Audisi dan mengikuti serangkaian aturan dari Panitia, kamu harus sadar resikonya yaitu menunggu, boring and so long time. tapi bukan kamu aja toh yang ikut, itu bejibun orang tidak bisa dihitung (bahkan) untuk apa kamu menghitungnya? sebaiknya langsung dihabiskanlah acara di ramah-tamah tersebut untuk latihan atau berbagi pengalaman. bicaralah dengan orang (yang) siapa tahu sudah berpengalaman ikut sebelumnya, pengalaman dari dia itu juga baik.

Yang terpenting dalam mengikuti audisi adalah Latihan dan jangan anggap remeh soal yang satu ini. usahakan (2 minggu/atau lebih sebelum audisi) latihan menyanyi atau jalan modeling (bila itu ajang modeling). seperti mau ujian Skul aja ato Kul, Ebtanas lainnya,dll pastinya butuh persiapan dari bahan pelajaran dan sesuaikan dengan ajangnya masing-masing.

Memang bagi sebagian orang, mungkin audisi itu (untuk apa sih? capek-capekin aja, hasilnya paling gitu2 aja), tapi kalo kamu mau tetep lanjut, ikuti aja tips dibawah ini:

Ditahap ini kamu bisa mengikuti penyanyi/modeling “Youtube” atau penyanyi/modeling “Kaset”, dvd,dll. yang tujuannya gimana sih nyanyi yang bener? dari nada bernyanyi/modeling? seringlah melihat penyanyi Pro/model Pro lagi perform, maka dari itu nontonnya yang Live Concert/Live From…?.

Meski begitu ada berapa faktor juga yang harus dipersiapkan saat audisi yaitu:

  • Kesiapan Mental
  • Bahan (Lagu/Gaya)
  • Dan bagaimana kamu bisa nyambung dengan “Juri” nantinya. (note: juri ada disetiap kompetisi ajang pencarian bakat) 

Satu:

Kesiapan mental bisa didapat dari kesiapan dalam usaha. ini juga penting jangan sampe di “Hari H-nya” kamu tegang,dll. latilah menghindari soal yang bikin ngerugiin kamu nantinya.

Dua:

Bahan lagu pun jangan yang asing. maksudnya untuk apa capek-capek nunggu kalo cuma kasih lagu aneh ke juri? carilah lagu “Umum” kalo perlu lagi tenar, yang cocok banget kamu nyanyin, (biar saja) mereka membandingkan kamu dengan penyanyi aslinya. kalo juri dah tahu siapa (penyanyi lagu tenar) itu malah bagus sekali, karena apa? dengan yang “Umum” ga pusing-pusing mereka cari tahu nada atau membandingkan cara kamu nyanyi dengan aslinya. (yang sapa tahu nih) penampilan kamu lagi muncak dan ada sebagian (mirip dengan nada) dilagu itu, dibanding lagu asing juri ga tahu, bagaimana dapet nilai kepuasan.

Tiga:

Yang harus diperhatikan lagi adalah “Juri Juga Manusia” bila kamu tegang dia juga tegang, walaupun cuma duduk aja. tapi dia tegang karena ingin mencari yang terbaik dari berbagai orang (malah pusing). tentunya masalah pribadi juri itu menjadi disingkirkan terlebih dahulu untuk meladeni kamu, Ingatlah saja soal itu. oleh sebabnya orang yang pernah punya anak buah, terus ladenin komplain tamu pasti mengerti soal ini. kamu itu juga seperti tamu (tapi) tanpa kuasa penuh. juri pun menganggap kamu itu tamu yang harus disambut, meski kamu tidak bayar ratusan ribu rupiah untuk sewa kamar suite ataupun double (istilahnya).

Kamu ga perlu bayar, itu kan tugas mereka tahu ndri kan (faktor itu). yang dijalani selanjutnya adalah menampilkan yang terbaik. ada orang berkata (ga tahu mungkin dia orang Prancis) yang bilang: “Kesan Pertama Tidak Bisa Dilupakan”. ya mungkin orang prancis itu lagi mabok ato teler? tapi ada benernya juga sih. kalo kamu menampilkan kesan pertama baik (bisa saja itu) sopan santun, senyum melemet-lemet kalau perlu (ini juga penting) dari pada manyun ajo. ramahlah dahulu kepada mereka saat masuk “Gerbang” audisi (atau mau) sopan lagi “Maturnuwun” dikit kepadanya, salaman hangat (tapi jangan buang waktunya) langsung saja kepoint dan tunjukan bakat kamu.

Dalam proses ini lupakanlah namanya “Tegang”. bisanya orang saat bertemu Gubernur, Pejabat, Artis, atau Orang Besar lainnya (satu hal yang pasti) mereka malah aneh dengan sikap tegang atau gelisah, bisa-bisa mereka males ladenin kamu. (mereka sama seperti juri) “No Have Time” untuk buang waktunya, itu lah mereka (kecuali mereka mau menghabiskan waku dengan kamu) itu soal lain. maka dari itu buanglah sifat “Tidak Siap” tersebut dan “PEDE” aja.

Supaya ga tegang tariklah nafas (kalo perlu orang ga tahu) berapa kali baru deh tampil. (berdoa) juga boleh atau motivasi dikit oke kok. sebelum nyanyi perkenalkan (sedikit) kamu itu siapa? “Halo saya ini” dari “Ini” (supaya lebih akrab dan tahu kamu) kalo mau begitu. tetaplah tersenyum bila diperlukan. senyum itu bagus untuk melepas ketegangan, humor lebih baik. saat nyanyi ingatlah bahan lagu serta kesiapan kamu “Pas” latihan, maka dari itu latilah terus berhari-hari supaya biasa.

Setelah ini adalah, tahap dimana saat “Nasib dinegosiasikan” intinya, tergantung dari penilaian mereka. kenapa harus nulis panjang lebar “Kesan pertamalah”, terus “ramahlah kepada juri” tujuannya itu adalah: seenggaknya pribadi kamu dinilai baik terlebih dahulu, baru deh penampilan (perform) kamu.

Dimasa yang penuh teka-teki ini tetaplah sabar, biasanya juri komen tentang penampilan kamu dan apakah kamu “Lolos” atau “Tidaknya” ditentukan dari sini juga. ada 2 tips setelah yes and no (apapun sebutannya) penilaian dari juri.

Bila Diterima:

Bersyukurlah, berterima kasihlah, puji dikit mereka (kalau perlu). lalu dekati mereka, beri salam, bolehlah ungkapkan sedikit perasaan kamu (jangan berlebih/lebay) dan tunjukanlah bahwa kamu senang atas pemberian mereka, (walaupun) ada sedikit kata ya “gimana ke kamu” forget about that (ngerti kan?). Inget semua orang juga pernah terluka, anggap wajar saja.

Bila Tidak Diterima:

Ya wong sabar mas – mbae, jangan tunjukin emosi kamu dan jangan Protes terima saja. karena apa? sapa tahu tahun depan audisi lagi (bisa diblacklist kamu) bila berlebihan. tetaplah ramah, salami mereka untuk menunjukan kamu pribadi yang baik (percuma dong udah ramah) ketahuan belangnya toh kalo marah2. cuma, cepatlah menyingkir daripada lama merasa pedih, salam hormat lalu pergi (bila mau).

Pas keluar dari “Arena” jangan marah2 sama kamera, “Shut Up Your Mouth” ramah + senyum, biar juri tahu pas nonton acara ulang bersama keluarganya. “Oh kamu ternyata punya pribadi yang ramah” dan ga tahu deh mereka nyesel atau tidak?

Umpama kamu mau lakuin lagi ditahun depan, tips (yang udah dijelasin tadi) bisa dipake setiap kali mau audisi. akan tetapi setelah kamu mendapati kenyataan bahwa ga bisa tembus terus atau usaha ga dapet hasil (ingin berhenti), ada tips (ringkasan dari post indonesian idol dan permasalahannya):

Siapapun seseorang yang “Gagal” di ajang pencarian bakat janganlah patah arang. sebab usaha anda masih bisa dilain tempat, bisa saja itu ke: Akuntan, PNS, Pegawai Kantoran,dll. dan satu hal lagi karena sudah berani menunjukan saat Audisi, kenapa tidak menunjukan keberanian yang sama ditempat berbeda? (Siapa tahu) seseorang itu menemukan “The Better Place”.

Ada orang bilang, “sesuatu yang tidak bisa, janganlah dipaksakan” oleh karenanya seseorang akan terus berambisi “Liar” maupun “Tidak”, dari segala sesuatu yang ingin diraih tersebut. menjadi “Tersakitan” atau “Selalu Ingat” dan itu tak baik buat kesehatan mental seseorang. bila seseorang tak berjodoh disana (tentu simpatik untuk mereka). dan kalau kemampuan orang disana tidak bisa diterima, mengapa tidak di arahkan ketempat lain?(bukan di ajang yang berbeda) melainkan yang terbaik bagi seseorang itu.

Bakat adalah masalahnya, seorang penyanyi/model sudah dilahirkan punya itu (tidak semua orang). bila seseorang tidak mempunyai bakat dibidang itu janganlah dipaksakan. bila seseorang punya bakat dibidang lain, (umpama itu) di Bisnis…Lepaskanlah “Mimpi” tersebut, lalu berlari di Bisnis, yang sudah dijamin sesuai dengan kemampuan orang itu. jadi dengan cara tidak memaksakan, lalu menginjak “Bumi” lagi, membuang harapan yang tidak “Bisa” tersebut: hidup seseorang tidak akan dimakan beban berlebihan, juga waktu yang terbuang.

Sewaktu Perang Dunia II rakyat Ukraina serta negara jajahan Russia, punya satu mimpi bersama yaitu: “Kebebasan”. mereka lalu ingin memberi harapannya kepada “Nazi”, akan tetapi Nazi pun tidak bisa memberikan mereka harapan, melainkan “Kekejaman”. sadar atas ancaman Nazi, mereka bergabung dengan tentara Russia dan hasilnya mereka rela mati demi mempertahankan “Tanah Airnya”. karena apa?

“Membuat harapan palsu itu mudah dan bila harapan itu tidak terkabul, untuk apa dipertahankan? lepaskanlah, carilah harapan baru yang bisa membuat seseorang itu masuk kedalamnya”.

Menuju Ke Babak Selanjutnya

Tahap selanjutnya setelah diterimanya kamu dari audisi (seperti halnya) Indonesian Idol, ada tahap menuju ke (Spektakuler), yang mungkin di ajang pencarian bakat lainnya berbeda. intinya saat kamu gagal sebelum kebabak “Aman” resmi diterima sebagai Kontestan, disini kamu juga harus menerima dengan lapang dada (mungkin) gagal karena persaingan. yang penting adalah kamu sudah berusaha toh dan ringkasan penjesalan diatas bisa dipakai sebagai tips (bila kamu ingin berhenti) melanjutkan hidup dibidang lain.

Dan bila berhasil lanjut terus kebabak aman, tipsnya ada dibawah ini:

Wah hebat yach sekarang kamu udah resmi masuk jadi kontestan resmi, top dah. tapi jangan bangga dulu, karena perjalanan kamu masih panjang. di setiap kompetisi Indonesia (bahkan luar) pasti ga jauh dari namanya seleksi, yang dari berapa ratus/ribu (diperkecil) akhirnya jadi 12, bisa 24 orang atau lebih (tergantung) kompetisinya. hal pasti kalau kamu udah masuk ke “Kontestan Resmi” (istilahnya) kamu udah bagus banget, cuma gimana nantinya jalannya? akan ada tipsnya untuk dilakuin. ya semoga aja (bukannya sok), semoga bisa sampe juara dan kamu akan disambut seperti Pahlawan sepulang perang. Plus bagaimana menghadapi target selanjutnya setelah menjadi pemenang.

Taruhlah kamu sekarang 12 besar Kontestan dikompetisi. (seperti Indonesian Idol), kamu juga layaknya mengikuti babak “Spektakuler”. yang pertama2 kamu harus lakuin adalah jangan pernah memberikan penampilan yang kurang alias sebagaimana mungkin bisa kena pentonton. karena ditahap ini (sory nih) pentonton pun belum kenal kamu dan kalo kamu berpenampilan buruk, begitu juga untuk semua kontestan yang berpenampilan “Asing” dilihat maupun didengar, (biarpun) itu ada bagusnya, tetep aja: “1 dari 12 itu akan ditendang” namanya juga kompetisi.

Sebelum melangkah maju kebabak berikutnya, kamu harus mengenal dahulu apa itu kompetisi? (tanpa penjelasan) melainkan ibarat kata: Kompetisi adalah seperti halnya makanan berjumlah nomor kontestan (misalnya 12) berarti (12 makanan), yang ditaruh di 1 meja dan bisa dicicipi ratusan orang, bahkan ribuan/jutaan. kalau kamu jadi Gado-gado diantara Pizza dan Pasta, pastikan bumbunya lebih pedas, enak, pas dan tepat saat dicicipi (mengerti kan?) like that.

Bila berhasil lolos kebabak berikutnya (karena beruntung atau tidak?), cara selanjutnya tetep sama tapi tambahan yaitu: kamu jangan bikin BT doang ah. maksudnya kamu yang berirama Jazz, Broadway, Swing,dll btw you’re so boring kalo terus begitu. bukan menghina atau mau merubah apa yang kamu kenal dari basic, melainkan campur sari dong Jazz + Metal = “Metalic Jazz” so what!!! bener kan? tujuannya supaya kaga bosen ke Penonton maupun Juri (juga untuk genre lainnya) tapi bahan tetep jangan yang asing. musik/gaya model (umpama di modeling), harus dirubah jangan sama/monoton. percayalah penonton juga akan bosan bila kamu pake baju gitu2 terus!!! ganti dong penampilan, sekali2 pake jas atau yang elegan. bila terus formal gantilah informal (penampilan juga harus diperhatikan).

Ingat pula disini untuk penampilan kamu atau dari lagu/gaya jawab (untuk di Putri Indonesia). kamu harus memperhatikan betul soal itu dan sekedar saran saja: jangan memberikan yang kurang didengar oleh masyarakat. masyarakat sih fine2 aja toh, bila kamu nyanyi lagu jebot atau sedikit lama seperti:

  • Kucari Jalan Terbaik
  • Kembali Ke Jakarta
  • Pelanggi Dimata mu
  • Bintang Disurga
  • Dll

Lagu enak/baik didenger itu banyak, kadang pihak kompetisi tersebut yang memilih, sehingga kamu tidak bebas. bila bebas, pilihlah yang “Generally” yang orang-orang pada tahu.

Selain tips diatas tadi, langkah selanjutnya adalah “Peribadi Kamu” atau pribadi. bila kamu udah di 8 besar aja “Hmmm” semua: murid, kepsek, guru, bahkan tukang sapu yang penah lihat kamu pun, akan mengenal kamu. jadi jangan pernah anggap pribadi kamu tidak diperhatikan betul (itu salah). di dunia entertainment Okelah: (Dewi Persik), dia beli bakso aja dan diliput masuk ke berita entertainment macem: Silet, Intens, Kabar-Kabari, Kiss,dll. padahal cuma beli bakso apa bedanya? tukang bakso pun makan bakso sendiri, kalo laper. itu wajar aja deh, karena dia kan Seleb, pastinya beda dong. tahu kan? toilet Eminem aja dijual ribuan dollar, itu cuma  apa bedanya?. begitu juga aspek lainnya, tentang diri kamu.

Meski tensi tidak gede “Maksudnya” bisa aja di acara kompetisi itu tidak memperlihatkan sisi banyak orang menyeluruh, tetap saja kamu bagian dari kontestan. ada pepatah negeri Belanda mengatakan:

“Tetaplah tidak banyak gaya (istilahnya), dengan begitu sudah cukup Heboh”

Ngapain juga berlaga heboh, konteversi dan “Fantasi Liar”, bisa-bisa dicap buruk. dari pribadi yang baik nanti akan menjurus ke mental serta kesiapan kamu (ini ngaruh). mental itu dibutuhkan dalam setiap kompetisi manapun. satu hal yang mesti kamu ingat adalah:

“Penonton itu ga peduli kamu siap atau nggak? yang penting menampilkan hiburan buat mereka. kecuali kamu bilang atau diketahui publik (itu soal lain). bila tidak, kamu dianggap sebagai orang yang siap menghibur mereka, selepas dari siap atau tidak siapnya kamu….jangan lupakan soal ini”  

Penonton dari dahulu itu sama saja, tidaklah berubah. disulap atraksi tidak sempurna bisa-bisa di “Uh-in” penonton. makannya prepare dahulu sebelum tampil dan janganlah ngobrol2 atau ada acara hubungan akrab “Semakin Akrab” dulu. biarlah mereka yang begitu, tapi usahakan kamu jangan. tetaplah latihan meski 2 menit lagi tampil. apalagi kalau masih hijau “Bau Kencur”, soal bercanda, jalinan kasih, persahabatan, bla-bla-bla, itu ada waktunya.

Ketegangan disebabkan kurangnya jam terbang tampil (sebelumnya), bisa disebabkan juga  dari kurang percaya diri, yang padahal 1-2 kontestan lain ga ada masalah soal itu. kalo terdesak gini lebih baik kamu “cuek aja” menampilkan yang terbaik. “ancur-ancur sekalian deh” dari pada mendekem diselimuti ketidak percayaan diri. dengan tampilnya kamu itu adalah pengalaman juga buat kamu. karena pengalaman antar RT dan Kondangan bisa kamu rasakan nanti setelah “Keluar”, saat ini Fokuslah yang ada dan sekali lagi: prepare dahulu sebelum tampil.

Bila dirasa berat, saingan lebih hebat dari pada kamu terus apa? pastinya jangan pernah digebuk pake sapu he he he. kompetisi itu yang menilai bukan hanya kamu saja, penonton + juri,dll. biarlah mereka mengumumkan mana yang terbaik atau mana yang tidak? yang penting kamu sudah usaha toh. kompetisi ibarat seperti berjudi (gambling), kadang menang, kadang kalah dan harus ikhlas bila tidak bisa menjadi juaranya. karena yang juara hanya 1 orang, pastinya persaingan banyak dong, kamu harus sadari itu. teruslah menampilkan yang terbaik bagi kamu dan penonton.

Babak 5 Besar Dan Menjadi Juara

Kamu sekarang udah lolos ke 5 besar, dan disini tantangan semakin berat. kamu sedang berjalan dipinggir tebing, kalo kagak berhati-hati bisa terpeleset. seperti yang sudah dijelaskan diatas, mulai dari memilih bahan lagu yang tidak asing, menjadi pribadi yang tidak banyak gaya (istilahnya) dan tentang mental kamu, (3 hal tadi dituntut) + 1 yaitu: “Keberuntungan.

Biarpun kamu kalah dibabak ini, tenang bro, Chris Daughtry aja bisa sukses dengan albumnya. dia berhenti dibabak 4 besar American Idol dan terus berkarya. jadi jaminan antara juara 1 dan 5 besar (tuk sukses), itu semua tergantung usaha kamu setelah keluar nanti. karena diposisi babak ini (biasanya) orang menganggap usahanya sudah sangat bagus (meski tidak juara). akan tetapi bila ingin terus menjadi juara, lakukanlah seperti dibabak awal ke babak 5 besar (untuk) lebih baik lagi.

Biasanya pihak penyelengara (nanti) akan ikut campur (tujuannya) untuk bikin lebih menarik lagi. terima saja tantangan mereka dengan sopan dan jangan mengeluh, karena mereka tidak akan memberikan tugas yang sulit kok, malah kamu diuji. ingat pula pihak berwenang akan menilai kualitas kontestan terlebih dahulu, sebelum mencairkan cash-nya dan yang harus kamu ketahui dari semua ini adalah:

  • Ini adalah bisnis
  • Mereka mencari seseorang untuk diekspos masuk kedalam bisnisnya

Bisa saja kan, itu kamu? (maybe). kalau kamu ngerti bisnis atau para pelaku bisnis yang jeli (memperhatikan jelas menyeluruh), mereka akan melihat di acara ini, bahwa bukan hanya sekedar mencari sang juara saja, melainkan: “Ini Adalah Bisnis”. dan harus dicamkam oleh seluruh kontestan dimana saja dan ditahun berapa saja. mengertilah juga dengan “Para Petinggi” yang menyelenggarakan acara ini dan dengan rasa hormat kepada mereka, terimalah bila tidak menjadi juara. ingatlah pula perkataan ini untuk seumur hidup, untuk kamu para kontestan, para pekerja, orang yang bekerja mencari nafkah,dll:

“Kunang-Kunang Tidak Bisa Berapi”

Kalo udah ngerti gini, kan enakkan dijelasinnya. para “Kunang-Kunang” kontestan juga diharap, jangan terlalu berlebihan dalam permintaannya. para pelaku bisnis itu tipikalnya satu hal (yang tidak pernah berubah) yaitu: “tidak kerja – tidak makan”. maksudnya kalau kamu tidak mau bekerja dibawah mereka, jangan harap untuk juara. bila sudah bekerja dibawah mereka, tapi tetap tidak menjadi juara (itu gimana?) ya “itulah bisnis” mereka mencari “Best Of The Best” diantara sekian orang. oleh sebabnya “Sang Juara” bukan sembarangan orang (ngerti kan?).

Kembali ke konteks lagi dan kamu udah di 3 besar, ini berat loh. bisa-bisaan kamu aja “Menghandle” untuk lolos dan usahakan ke 2 besar. soal juara atau tidak? ke 2 besar seorang berpotensi 50:50 untuk juara. janganlah pernah anggap posisi 3 besar “Tidak Penting”, itu ibaratnya seperti “Final Kecil” dan “Final Besarnya” ada di 2 besar. saat disini semua orang siapapun “Orang Akrab Itu” mau juga menjadi juaranya, kadang penyikutan kanan dan kiri (itu tak pernah berubah).

Satu hal pasti yang tidak bisa diatur oleh “Tangan Siapapun” adalah takdir Tuhan. bila Tuhan berkehendak, biarpun seribu Julius Caesar (dalam persaingan), mereka tidak akan pernah menggagalkan kamu. sekali lagi (kadang) Tuhan berkehendak pun sama seperti manusianya berkehendak, tetapi ini lebih murni lagi.

Di 2 Besar ini selain berat lagi, kamu sekarang udah diujung jurang, awas bisa kepeleset dan jangan salah pilih atau salah arah. kadang pendapat keluarga, saudara, orang dekat, kamu ada baiknya. konsultasikanlah unek-unek kamu kepada mereka, ayah, ibu, adik, kakak, dia punya naluri baik (biasanya) apalagi ungkapan “Surga Dibawah telapak Kaki Ibu” ada benarnya. damailah dengan mereka (bila sedang musuhan) bukan untuk sekedaranya, tapi seterusnya dan habiskan waktu dengannya (kalau perlu) sepanjang hayat.

“Seseorang yang tidak pernah menghabiskan waktu dengan keluarganya, dia bukan lelaki/manusia sejati”

Sesungguhnya ungkapan itu juga untuk keluarga kedua kamu, sang juara mengerti soal ini. dia yang membimbing kamu, menjaga kamu, mengatakan yang mana yang baik dan yang tidak? “Orang itu” jangan pernah dilupakan juga, lebih dari sekedar kopi Starbuck dan 1 bungkus Cigarette, pantas untuk hadiah. jangan pernah melupakan siapa (orang yang sudah baik), meskipun itu sekecil biji jagung atau “Lord” mu, kamu jangan menentang dia. ingatlah Tragedi 1998? siapakah yang menjadikan “Negeri Ini” lebih maju? dan kenapa kita tidak berterima kasih kepadanya? rata-rata orang menyesal, setelah merasakan efek buruknya dikemudian hari.

Kamu sudah jadi juara nih, Congratulation deh. terus sekarang kamu mau kemana lagi? harus di ingat kebanyakan sang juara setelah ini, jadi vakum karena terlena memandikan dirinya ke air bunga terlalu lama, sedangkan “Dunia Rimba” sudah menunggunya. “lemari ajaib” film Narnia, adalah pintu masuk untuk karier awal kamu. meski kamu ga tahu kemana lagi nantinya? apa harus mengumpulkan kayu bakar menghangatkan tubuh? untuk sekarang ini banyak pilihannya.

Ingatlah satu hal sewaktu disini:

“Bila kamu bisa melakukan sesuatu yang baik dari audisi sampai juara, lakukanlah seperti itu untuk kedepannya. meski tidak ada aturan dan tuntutan, kamu harus melakukan kira-kira seperti itu, malahan lebih baik lagi”

Tentunya karir kamu dimulai, dari awal masa gemilang.

*********************

Oke, sekianlah Post: tips ikut ajang pencari/an bakat, yang (senang sekali) semoga bila tips ini, bisa membantu seseorang.

So, jangan lupa baca post dan nonton video lainnya di:

https://wildanrenaldi.wordpress.com/

Thank you and good luck to you.

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Info, Musik dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Tips Ikut Ajang Pencari Bakat

  1. joko berkata:

    Selamat Datang di Website OM AGUS
    Izinkan kami membantu anda
    semua dengan Angka ritual Kami..
    Kami dengan bantuan Supranatural
    Bisa menghasilkan Angka Ritual Yang Sangat
    Mengagumkan…Bisa Menerawang
    Angka Yang Bakal Keluar Untuk Toto Singapore
    Maupun Hongkong…Kami bekerja tiada henti
    Untuk Bisa menembus Angka yang bakal Keluar..
    dengan Jaminan 100% gol / Tembus…!!!!,hb=085-399-278-797
    Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual
    Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar
    dengan sangat Membutuhkan
    Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus
    OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya
    dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!!
    Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini
    1. Di Lilit Hutang
    2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel
    3. Barang berharga Anda udah Habis Buat Judi Togel
    4. Anda Udah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang

    Jangan Anda Putus Asa…Anda udah
    berada Di blog yang sangat Tepat..
    Kami akan membantu anda semua dengan
    Angka Ritual Kami..Anda
    Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya
    Saja… Jika anda Membutuhkan Angka Ghoib
    Hasil Ritual Dari=OM AGUS, 2D,3D,4D
    di jamin Tembus 100%

  2. Diva berkata:

    Thanks untuk tipsnya tapi saran, kalau menulis blog jangan kebanyakan tanda buka kurung, pembaca jadi bingung, langsung to the point aja.
    Sukses terus, ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s