Bila Seluruh Dunia Dikuasai Zombie

Ini saatnya menghayal atau berandai-andai, ya namanya juga menghayal boleh2 aja dong. kalo emang bener kaum Zombie udah nguasain bumi seperti di film-film menjadi kenyataan pastinya bikin situasi dunia jadi kacau dong, termasuk Negara Indonesia.

Tahukan Zombie? mahkluk kesurupan yang tidak sadarkan diri meski dibawa ke UGD sekalipun. mereka sekarang udah bukan manusia lagi dan kerjaannya cuma nyari orang, ngisep tuh darah orang. kalo udah gini terus nasib manusia gimana dong! Kabur, Selametin Diri atau pasrah aja? maka dari itu supaya selamet kaga kena gigitan Zombie, baca dong post dibawah ini:

Ah Dunia Dikuasai Zombie, Waduh Gimana? Gawat Nih

Sebenernya ga ada tips yang ngulas soal ini, walaupun ada paling cuma lucu2an doang, karena manusia didunia juga (mikir) orang semua baek-baek aja toh. yang pasti kalo dunia udah resmi dunia dikuasi zombie dan survei membuktikan, yang paling banyak rata-rata sih orang pergi dari rumahnya selametin diri dari serangan zombie. tapi ngapain juga harus pergi? dijalan pun zombie bakal ngincer kita kalo ketemu.

Zombie itu kan ga peduli ma manusia, mau keren, cantik, ato apa, yang penting serang. oleh sebab itu, ya mau ga mau bikin Fortes dong atau rumah perlidungan, tempat aman dari kedatangan zombiee (ha ha ha yang ada-ada aja nich!). kan rumah tetangga kosong, terpaksa deh nyolong makanan ditiap tetangga (buat beberapa minggu/bulan), sekalin juga untuk “Sangarin rumah” dengan kawat besi, disetiap jendela tutup pake kayu, gali lubang yang (kalo beruntung) bisa jadi Bunker.

(Sekali lagi), namanya juga mengkhayal, ya sah2 aja dong. mau dunia diserang Zombie, diserang robot kayak film Terminator atau Monyet cangih nguasain dunia di film Rise of the Planet of the Apes. yang pasti sepertinya ini terlalu banyak nonton film deh, mengkhayal ampe segini-gininya banget he he he. tapi lebih baik deh, dari pada khayalan itu cuma dipendem dihati aja.

Kaga usah ngikutin orang laen pergi dari rumah cari perlidungan, (padahal) rumah sendiri banyak perlidungannya. untuk dinegara Indonesia, lagi pula mana bisa Zombie nyebrang pulau? negara Indonesia dikelilingi laut, justu itulah mengapa Indonesia paling beruntung kalo disituasi ini. paling juga kena Thailand, Vietnam, India,dll. yang aman itu Filipina, Australia, New Zealand, Papua New Guinea, Jepang, Taiwan, ya pokoknya negara (dipeta) kaga nyatu dengan lainnya alias dikelilingi lautan yang kemungkinan penyebaran zombie menyebrangi lautan dan ancaman besar bisa datang dari negara Malaysia.

Asean 1

Tetapi untungnya menurut para “Tentara Indonesia” yang menjaga perbatasan Indonesia – Malaysia, mereka tahu bener dalemnya lautan dipulau2 nusantara bagian ujung, zombie mau kelelep dimakan ikan hiu sebelum kesini? penyebaran lainnya bisa jadi melalui kedatangan orang Asing (sudah terinfeksi) tapi belum jadi zombie masuk kearea Indonesia atau dari penyebab ketidakberuntungan lainnya.

Untuk itu, nah sekaranglah tugas dari Pemerintah melindungi warganya. Jokowi (atau Pemimpin lain), nanti akan menghimbau kepada warganya (bukan lagi) untuk tidak membuang sampah sembarangan, melainkan bahu-membahu bersama seluruh masyarakat, membuat perlidungan supaya Zombie ga dateng ke Indonesia. situasi negara nantinya semuanya akan panik (ini udah pasti) dan semua orang (mau ga mau) saling membantu satu sama lain demi keamanannya juga.

Ibu2 lantas sibuk didapur nyiapin makanan buat para lelaki, yang tajemin Bambu Runcing! serta membuat senjata lainnya. di dalam situasi yang panik ini (tanpa sadar) masyarakat tak ada kemapanan lagi antara “yang kaya dengan yang miskin” semuanya satu Nasionalis dan bersatu padu.

Tank-tank TNI dipersiapkan disetiap pelabuhan yang ada, dimana tempat vital sekali. yang kalau-kalau ada “Pihak Asing” masuk, terus menjajah NKRI. TNI yang terus siaga juga dibantu warganya. disaat ini “Pantai Ancol” seperti “Pantai Utah” di Perang Dunia 2, atau Normandy (yang terkenal itu), dengan terpasangnya Senjata Mesin siap menghalau kedatangan Zombie dan dalam berapa minggu saja seluruh titik-titik ibu kota diamankan. perlengkapan perang banyak ditaruh, dibuatlah karung-karung perlindungan, parit digali,  senjata mesin diset, sebagian jalanan menjadi kosong dan SI KOMO ga jadi lewat.

Anak muda, pelajar, mahasiswa/i, pekerja, siapa pun itu? berbaur menjadi satu menonton pemimpinnya berpidato, memberitahu masyarakat bahwa perang akan segera dimulai. (bila pemimpinnya) hebat atau berapi-api, masyarakat akan berteriak “YAAAAAAA!!!!” atau “BANTAIII ZOMBIE!!!” dan kalau pemimpinnya jago, dia (yang berpidato) akan berpikir panjang dan tahu apa yang dilakukan selanjutnya.

Dengan membawa semua senjata dibuatan sendiri atau senjata jenis apapun, mereka (masyarakat) akan siap perang mengorbankan dirinya demi tanah air. dimasa damai memang mereka biasa saja, tapi dimasa sekarang mereka akan menjadi yang terbaik! tak peduli Profesinya, dengan golok ditangan jangankan Zombie, Russia pun akan dilawan.

Diwaktu seperti ini juga, lalu dibentuklah Milisi (sukarelawan), tanpa paksaan, walaupun tidak berpakaian resmi, mereka memakai Jaket-Jaket mereka, tutup hidung, serta atribut lainnya: SIAP TEMPUR, SIAP MATI DAN SIAP PERANG!!!!

Deklarasi perang untuk keamanan negara juga diteriakan oleh para Politikus, yang juga berhaluan dengan warganya dan segera mungkin (Ransum) atau makanan dibagikan kepada warga. negara yang sudah kehilangan produksi beberapa (Pabrik, Tempat Usaha,dll) juga membagikan gratis kepada warga, entah itu dari perlengkapan maupun persenjataan. 

Situasi Di Daerah-Daerah 

Situasi Didaerah juga dalam posisi memuncak, setuju dalam menyerukan keamanannya. mereka tak pelak lagi akan bergabung dengan orang Ibu Kota, akan tetapi tidak akan menjadi sebuah masalah. Para jagoan daerah, yang dimasa biasa menutupi keahliannya, disebabkan oleh kesibukan aktivitas, mulai menunjukan diri, dengan panggilan kebernaran jiwa akan mengharumkan “Leluhurnya”. Para Penduduk Daerah menunggu keputusan “Presiden Indonesia” yang (disaat itu) Listrik, Radio dan Tv masih menyala, mereka mendengarkan apa yang harus dilakukan? semoga saja (Pemimpin) itu sanggup menenangkan hati masyarakat dalam situasi mengerikan ini.

Semua orang daerah pun sama seperti di ibukota, mulai bergabung, siap berperang, saling mencegah musuh dan saling membantu sama lain. yang tanpa disuruh mereka sadar, tanpa melihat lagi persaingan atau dendam sesama. mereka membuangnya (sementara) dari pikiran “Negara Sedang Aman” tersebut, lalu menjalani hidup tanpa kepahitan, ketidakcocokan tapi terpaksa, mengabaikan kelas, status, jaim, enggan menegur, pikiran “Individual”,dll akan musnah dengan sendirinya, karena kejadian ini.

Bagi Personal Masing-Masing

Seseorang Pria yang tidak mau ikut bergabung, entah karena apa itu, bila sakit (itu sesuatu yang wajar), bila sehat takut mati atau berpikir untuk apa? (Egois). seperti masa normal, mereka menggumpulkan “Hartanya”, menyimpan, menimbun, ditempat yang aman, tidak peduli dicap “Pengkhianat”. memang Pemerintah yang berwenang tidak mengkhususkan, malah menjaga “Wanita, Anak-Anak serta Orang Sakit” untuk tidak berjuang, tapi ada aja tuh “Pejuang Wanita” ikut bergabung. wanita yang tidak mau “Diatur” atau mandiri berdiri diatas kaki sendiri (dimasa normal) seperti lainnya, punya keinginan kuat dalam pekerjaan, seketika wanita2 tersebut mengangkat senjata.

Meski tidak ikut berperang, tetap saja wanita lainnya juga ikut membantu dengan konsumsi (ini juga penting) dan dapur-dapur umum didirikan bersamaan dengan tenda khusus. wanita tersebut meninggalkan rumahnya dengan jerih payah yang sangat baik, makanan berserta keringat dimakan oleh para (sukarelawan) tentu saja banyak membantu sama baiknya, seperti para lelakinya. meski mata uang masih dipakai, mereka (para wanita) itu tak segan-segan mengeluarkan uangnya belanja atau bila tidak, Pemerintah menyediakan pangan dan mereka telah menyusunnya.

Konstribusi “Anak-Anak” pun tidak boleh dipandang remeh dan (untuk orang sakit itu hal yang wajar bila mereka tidak melakukan apapun). para anak-anak ini, laki atau wanita, bisa saja menjadi pemberi kabar (dengan rela) mengirimkan pesan penting kepada semua orang. posisi anak-anak sekarang (memang) ada yang dicegah demi kebaikan, tetapi ada (dengan tekadnya) ingin membantu.

Meski diluar rumah penuh dengan tekad perjuangan, didalam rumah ada saja tuh yang masih tinggal (bukan pengecut) melainkan ingin aman. disituasi ini yang memunjulkan gejolak nasionalisme, hasilnya rakyat bersatu, sudah dipastikan banyak aktivitas dilakukan diluar rumah. akan tetapi karena sudah dirasa aman dijaga oleh tentara nasional, beberapa orang tetap melakukan aktivitas normal. meski bandara sudah tidak lagi beroperasi alias lumpuh total. kebanyakan terjebak tidak bisa keluar negeri, posisi mereka juga sama seperti orang yang berjuang.

Kondisi Seluruh Dunia

world-map-clickable 1

Zombie sekarang udah hampir bersemayam diseluruh dunia, mungkin dalam hitungan 2 minggu saja beberapa kota Eropa sudah dikuasai dan masih ada manusia yang terjebak disana, Begitu juga dengan Amerika Serikat. Negara yang dipeta nyatu atau letak geografis tidak dikelilingi lautan macam Inggris, tentu penyebaran bisa saja cepat, karena Zombie pun tidak mengenal namanya perbatasan. ya bisa dibilang juga kekuatan dari manusia menjadi zombie sekitar 3x lipat dari kekuatan manusia, belum lagi zombie tidak mengenal capek, lelah, siap kapanpun memburu musuhnya yaitu: Kita, Manusia.

Bila penyebaran (pertama) dari Amerika Serikat, Canada & Amerika Latin giliran berikutnya. kemudian ke Eropa lalu Afrika dan Asia. benua Oceania (Australia & New Zealand) yang kemungkinan penyebaran harus melewati Indonesia dahulu, mereka juga tergolong beruntung. jadi kalau bisa dibilang siapakah manusia tersisa dari kekacauan ini yang akan selamat? kemungkinan Asia & Kutub Utara (karena dingin). 2 tempat tersebut nantinya akan dikunjungi, sebagai tempat penyelamatan diri terutama Kepala Negara Dunia.

Taruhlah setelah penyebaran zombie yang tak kunjung bisa menyerang Asia, akhirnya dibiarkan saja bertahun-tahun dan Asia mulai bisa menjalani hidup dimasa aneh ini. tapi entah berapa lama penyembuhan mereka zombie menjadi manusia, atau tidak akan pernah bisa sembuh kecuali ada penyembuhnya? dipastikan bila dibiarkan mereka dengan koloni yang itu-itu aja selain menyerang binatang, mereka telah membusuk selama bertahun-tahun.

*****************

So itulah Post tentang bila dunia dikuasai Zombie, entah nanti begitu atau enggak? yang pasti ngeri juga deh kalo itu terjadi. ihhhhhhhh!!!!!!!

Baca & Nonton post (lebih serius) lainnya di: 

https://wildanrenaldi.wordpress.com/

Thank You & Sip Deh.

 

 

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Pengetahuan, Info dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s