Tips Menjadi Pasangan Setia

Kata orang menjadi pasangan yang setia itu gampang-gampang sulit? apalagi dijaman sekarang. godaan untuk selingkuh itu ada aja, malah udah menjadi bagian hidup seseorang. kalo udah gitu namanya merugikan pasangan resmi (bila terjadi sesuatu yang buruk) sangat merugikan pihak, yang telah kita khianati itu. kalo gak mau kan terjadi seperti itu? tenang aja kok bro ada tipsnya kok. gimana sih biar kita tetap dicintai suami/istri sendiri? dan bisa mempertahankan hubungan kita (semoga) untuk waktu yang lama. semuanya dibahas oleh tips dibawah ini:

Jangan Pernah (Sekalipun) Untuk Mencoba Tidak Setia, Jangan Pernah Mencoba

Asal muasal kita menjadi selingkuh disebabkan (salah satunya) adalah mencoba untuk tidak setia atau mencoba mengkhianati cinta. pertama sekali-kali, kedua, ketiga, seterusnya malah jadi kecanduan. nah maka dari itu, supaya tetap bertahan dari godaan manapun, jangan pernah sekali-kali (mencoba) memikirkan atau mencoba bertindak menduakan.

“wah keren juga tuh cowok/cewek” (umpamanya). terus di deketin sampe jadian. waduh, terus gimana dong sama orang yang udah kita cintai sebelumnya? okelah dia ga tahu soal (aksi) penipuan dibelakang yang dilakuin. 2 hari, 5 hari, sampe sebulan, setahun lebih, engak ketahuan juga (misalnya gitu) tapi apa selanjutnya? apa jaminan kah? maksudnya dari orang yang “Terbaru” kita cintai (apalagi sampe tahu) kita selingkuhing, apa itu sebuah jaminan, “dari seseorang yang sudah berani mengkhianti seseorang, suatu saat dia akan mengkhianati kita juga” itu yang menjadi pertanyaannya.

Supaya tidak menjadi, dikhianti ( karena karma) mengkhianati seseorang, lebih baik sih…tetaplah untuk setia.

Jadi orang setia itu sangat mudah kok, asal dilakukan secara sadar dari diri kita (maksudnya?). contohnya gini: ada seseorang sudah menjalin, ya taruhlah 10 tahun perkawinan. kita sadar dong dengan perkawinan tersebut (ya iyalah) bukan masalah melewati perkawinan, makanan, dekorasi,dll kita yang pilih. terus menuju ke bertahun2. bukan itu masalahnya, tapi masalahnya adalah kesadaran + (judul diatas) kedalam hidup seseorang, udah dijamin kok pasti, akan menjadi orang setia. gak percaya?

“Gue sekarang udah nikah nih” pas ada godaan mendekat, dengan memproteksi “pokoknya gue gak bakal mau selingkuh, mau cantik/ganteng kek tuh orang, gue tetep setia” + elo gak memikirkan soal (strategy pdkt) kepada orang yang elo mau deketin, kalo udah gitu, elo udah berhasil….CONGRATULATION……elo udah gak tergoda, ya lumayanlah buat awal, daripada langsung tergoda, supaya tetap setia.

Eiiitsss! tapi godaan itu macem-macem, langkah awalpun bisa hancur seperti tembok berlin, kalo ga hati-hati.

Memahami Karakter Pasangan Kita

Dahulu kala, okelah dia memang yang terbaik. tapi sedemikian waktu berjalan (termaksud usia kita juga) lah kok, ada yang kurang dibanding dengan “terbaru” itu. dia fresh, pintar, lucu, menggemaskan, pengertian,dll padalah sifat pasangang kita juga sama seperti mereka. tapi karena (mungkin) sudah bosan, okelah itu salah satunya, lupa deh sifat kebaikan yang diagung-agungkan dalam sumpah pernikahan terdahulu.

Kalo udah gitu elo mengkhianti 3 hal, pertama Sumpah (demi Tuhan) kan udah disebut, benarkan? sewaktu pernikahaan. yang kedua, orang yang elo khianati yaitu, pasangan kita suami/istri + anak. ketiga, pihak yang membantu kita memujudkan pernikahan kita, siapakah mereka? Mertua, Kakak/Adik Ipar, Saudara pihak kita mapun pihak pasangan,dll yang semuanya itu ga gampang untuk digampangin gitu aja.

Okelah, seperti yang udah disebutin diatas “Lihay” bertahun-tahun gak ketahuan, terus gimana kalo ketahuan? pasangan kita jadi kesel, bisa jadi mau cerai. anak benci kita (biarpun enggak) ga mau hidup ma kita, setelah perceraian. mertua, saudara kita pun ngegosip dibelakang, bisa jadi elo disalahkan. kalo ga mau seperti itu ya, cobalah untuk setia….ga bisa….udah terjebak. coba deh, rekap lagi pasangan kita. jangan deh dilupain gitu aja kebaikan dia. caranya?

Misalnya istri/suami kamu itu, setia minta ampun. lihat dong sisi setianya atau dari segi apapun (kebaikan) darinya. apakah itu, mengurusi anak, bisa menghandle keuangan, bisa menjaga hubungan baik dengan para tetangga,dll. lihat kebaikan dia, dan bandingkan dengan dosa yang kita lakukan. kalo mau mengangis sok aja…dan elo udah mengkhianati cintanya.

Dengan cara merekap ulang lagi, dari memahami karakter dan terus mencari lagi, yang terbaik dari yang terbaik pasangan, kita akan lebih bisa menilai kembali, “oh ternyata ga jauh beda kok, sama orang yang kita selingkuhin” contohnya “yang kita selingkuhin orang yang baik, tapi pasangan gw juga baik, jadi sama-sama baik dong….terus ngapain juga gw selingkuh” (umpamanya begitu).

Kenapa harus diminta rekap ulang lagi? emang pastinya lah udah tahu dong karakter pasangan kita, wong kamu yang nikahin kan? tapi kalo kita udah gelap mata (selingkuh itu juga gelap mata loh) karena apa? menganggap pasangan kita sebelumnya, gak sebanding dengan yang baru,dll. karena gelap mata juga, kita menjadi disadarkan kembali, memory kita dari pasangan sebelumnya. dengan begitu (memahami) dia, elo udah punya kebaikan didalam hati, yang lambat laun, ya semoga aja, bisa kembali lagi kepasangan lama kamu, menyadari bahwa sifat/sikap dirinya gak jauh beda kok, dengan yang kita selingkuhin.

Mau Ga Mau Jangan Dibiarkan Masuk

Maksudnya apa? dari judul itu, jangan dibiarkan masuk? banjir kali yach….he he he. kalo soal banjir, biarlah itu urusan Pemerintah saja deh, maskudnya itu, kalo elo udah tergoda banget…please deh….jangan biarkan diri elo tergoda untuk selingkuh atau memasuki selingkuhan kita masuk (dari awalnya). emang sih orang selingkuh itu, bukanlah orang jahat (ya tergantung juga dari defenisinya) bisa jadi kan, karena kekhilafan….yang nulis ini pun, tidak menyebut, orang yang berselingkuh “Harus terbakar dineraka” (wow parah banget)!!! masa harus gitu sih. sama-sama manusialah, untuk apa saling membunuh…..peace-lah…..masih bisa diselesaikan secara baik-baik. tapi yang pastinya adalah konotasi tersebut adalah sebuah keburukan, bukan kejahatan.

Nah, ini kan tips supaya “TETEP SETIA” jadi mau ga mau, konteksnya ga jauh-jauh dari selingkuh,dll. supaya ga tergoda, yang pasti untuk kebaikan awal, itu jangan biarkan diri elo untuk membiarkan orang itu masuk, karena apa? (bisa jadi ada orang duluan yang mengoda kita) itu sama aja toh. ya…elo yang duluan pdkt kek atau dia, pokoknya jangan dibiarkan masuk (alias menjadi lebih lanjut). dengan cara gitu (bukannya sadis atau apa?) lah ini kan demi kebaikan hubungan kita, supaya tetap setia. cara terbaik, mau ga mau, dari awalnya kita pupuskan (gugurkan) supaya tidak menjadi lebih lanjut lagi….ke masa-masa mendatang.

“Waduh deh cewek/cowok secantik/seganteng itu gue lepas gitu aja” sadar dong broww…kan udah punya pasangan, mau berapa sih? 1, 2, 3, 4, 5, 17, 21, 33, 45, 54, busyet dah parah banget kau!!! he he he. 1 juga cukup bro, seumur hidup, ga lebih, gak banyak,…ngapain juga sih, cari yang kedua? ada cerita kuno, yang menjadi patokan seumur hidup pasangan dimasa kini, ya siapalagi kalau bukan istrinya OdysseusPenelope. ceritanya dari 108 Pelamar, berbagai bangsawan, sampe pangeran, dalam 20 tahun ditolak semuanya (lah itu kan jaman dulu)…mau jaman dulu kek, mau jaman sekarang sama aja kok….jaman dulu menjalin hub cinta, menikah,dll…cuma chasing aja yang beda, dulu ga ada HP sekarang ada…sama aja kan. jadi suaminya Penelope (bukan seperti bang toyib) hilang, dia pun tidak menggantikan Penelope dengan wanita lain. tapi bener-bener hilang, Penelope udah usaha nyuruh orang, dia tetap aja hilang.

Hilangnya pas setelah perang, 20 tahun yang lalu. Odysseus pun jadi Daftar Pencarian Orang (DPO), bagi istrinya dan anak kandung, maupun anak buah suaminya juga lah (namanya jaman dulu), Odysseus ini King ceritanya. 20 tahun ga tahu rimbanya, sebelum mencapai 20 tahun aja, bangsawan yang mendengar kabar tersebut, melihat sebagai sasaran empuk, bisa jadi Penelope dianggap, bisa kesepian nantinya. “sudalah…relakanlah saja suamimu” atau apa dari rayuan mereka…kenyataannya apa? 108 pelamar bro, itupun yang terdata, belum lagi (mungkin aja) anak buah Odysseus yang kepincut juga, bisa jadi kan? Penelope yang maaf kata (namanya) sama seperti penyanyi (bukan menghina juga), dengan berbagai cara, ga pernah mencoba sekalipun ataupun gak pernah membiarkan siapapun orang masuk, menggantikan suaminya, dia tetap merasa belum meninggal. Penelope sukses banget memepertahankan kesetiannya, namanya bahkan dianggap seperti “Pedoman” untuk pasangan yang mengetahui tentang dirinya. mereka mencoba untuk mengikuti langkahnya (walau tidak sama) untuk tetap setia terhadap pasangannya.

Jadi dengan memakai cara (sedari awalnya) tidak membiarkan untuk masuk, dijamin deh, langgeng dalam hubungan pasutri. karena dari awal jugalah, kita bisa mengcegah mau mengkhianti ataupun tidak? bisa dicegah dari awal ini.

Lihat Orang Disekitar Kita

Kalo udah menahan godaan, terus hati terus mau memaksakan (kemungkinan) bakal selingkuh, yang harus kamu lihat adalah disekitar kamu. sama seperti resiko kalo kamu ketahuan selingkuh oleh pihak kamu dan keluarganya, kalau yang ini, tujuannya untuk menyadarkan kita.

Contohnya: anak kita sekarang udah bisa nulis, gambar, bahkan udah bisa jalan lancar,dll kalo cuma turutin kemauan diri saja, tanpa memikirkan anak darah daging, itu salah banget. biar gimana anak adalah anak, yang pasti harus memikirkan soal anak kamu. gimana kalo dimasa dewasa dia mengerti apa yang kamu lakuin (kamu selingkuh). pastinya berpikir, “ibu/bapak saya saja selingkuh, saya juga selingkuh dong” (istilahnya seperti itu). jadinya membiarkan keturunan kita untuk berselingkuh. nah itu salah satunya.

Hubungan pernikahan itu, bukan seperti lajang lagi (kalo cowok) mau begadang kek, ngeronda, nonton film, bola liga champions, atau apa? kalo udah menikah pastinya punya tanggung jawab dong. apalagi soal urusan mendua, fatal akibatnya. tindakan kamu sekarang bukan tindakan sendiri lagi, kamu beli mobil aja sekarang udah termaksud milik, istri dan anak. jadi kalo kamu mendua, tindakan buruknya kepada istri dan anak dong (mau ga mau seperti itu) okelah gak ada yang salahin istri dan anakmu, tapi kalo dicap buruk, bapak tukang selingkuh…..malu juga dong.

Kalo kita ngebahas contoh anak Menteri,Pejabat Pemerintah,dll pasti anaknya bangga dong. disekolah pun tahu anak kita, adalah anak pejabat. tapi kalo misalnya terkena kasus (ini cuma contoh saja). umpamanya ditangkap KPK, efeknya pun keanak. bener kan? ya pastilah.

Jadi supaya mencegah dari mendua, coba deh lihat efek buruk yang akan terjadi bila (yang terburuk). jangan lihat buruknya, “tenang aja, dikampus dulu gw jago mendua” bla-bla-bla. lihat juga apa yang terjadi dengan istri, mertua, pihak saudara, teman, sahabat, rekan bisnis,dll ini adalah masalah serius loh, maka dari itu lihatlah sekitar kamu, jangan memaksakan ego. kalo kamu melihat anak dan istri kamu itu bagus sekali, terus juga lihat kehidupan kamu nantinya juga. hal ini gak boleh bodoh amat, kalo mau tetap nekat, silahkan aja masuk lubang yang gelap….belum tentu bisa manjat…..mending kalo ada yang bantu.

Makna Dari Arti Kesetiaan

Apasih arti dari setia? ga mau mengkhianati,dll? sebenarnya banyak contoh. untungnya sekarang bukan jaman Genghis Khan, “Pengkhianat Pantas Mati” kata-kata itu melegenda sekali, sampai-sampai anak buahnya, enggan untuk membelot. kalo ke dunia hitam Mafia, La Cosa Nostra,dll. setelah disumpah Omerta, kamu harus setia, kalo berkhianat (dor…biasanya gitu). tapi kalo kita bukan bagian dari itu, yang normal-normal aja, tanpa kesetiaan…biasanya dibenci seseorang.

Taruhlah namanya “M”, 30 tahun bekerja diperusahaan besar, percetakan – bahkan dijaman dahulu, Departemen Agama, Pendidikan,dll selalu cetak disana, dan harus dijaga 2-3 orang Polisi bila sedang mencetak. setelah 30 tahun jaya, diakuisisi, berganti nama. M, tetap setia dalam segala pekerjaannya (sekarang M sudah kerja ditempat lain) tapi, dimasa jayanya dahulu, tidak luput dari godaan untuk pindah keperusahaan lain. saat ditanya, mengapa mau menghabiskan waktu bertahun-tahun dia menjawab (intinya) “membalas hutang budi” dia memang orang perantauan, (maaf) dia orang Jawa, dengan segala tradisinya (tahukan). sewaktu kejakarta, bukan teman, sahabat, bos tersebut melihat bahwa M itu jujur, bertahun-tahun M kerja, tanpa sadar sudah 30 tahun, waktu bertambah.

Orang sering menyebutnya “Batu Lompatan” seperti kodok, ya whatever…seperti itu. skill kita bagus, ga jarang bisa netep. hanya orang setia yang bisa melakukannya. M, selalu dipercaya, hingga mendapat pangkat (lumayan) dibagian tanggung jawab isi cetakan. bukan cuma itu saja M, selalu jujur dalam uang, seringkali admin soal uang, pokoknya beres deh. ditambah patuh (tapi ga berlebihan), emang pantes banget M tetap disana. kalo untuk bosnya M, juga lebih dari 30 tahun disana, menjabat sebagai Presiden Direktur. jadi selama bos “Baik” itu berkuasa, bos itu berharap sekali M, tetap ada disana.

Yang jadi pertanyaannya adalah, mengapa M, begitu bodoh sekali (bagi sebagian orang) apalagi dijaman sekarang. padahal saingan tempat laen, sejenisnya, pernah nawarin gaji 2x lipat (bahkan sampe 4). tapi kenapa yach dia tetap setia? jawabannya ada 3 kok, dibawah ini:

  1. M, ga pernah mau berusaha sekalipun, meski dengan keinginan yang mengebu, dia bahkan menganti ucapanya dari “think about it” menjadi “forget about it”.
  2. M, berani bertindak untuk menolak berbagai macam yang membuat dia tidak setia, apa saja dari segi apapun dalam hidupnya.
  3. M, selain juga membalas budi, dia selalu puas dan bersyukur atas apa yang diberikan bosnya kepadanya. dia gak pernah mengeluh sedikitpun, malah mengerti sekali bila bosnya lupa kasih tips. bagi dia, udah masuk keperusahaan tersebut adalah sudah lebih dari cukup, dibanding ngedumel dibelakang dan tidak berterima kasih.

Jadi M, adalah salah satu contoh dari orang yang setia lainnya dimuka bumi, yang kesetian itu ga bisa dibeli dengan uang berapapun.

Harus Total Mau Menghabiskan Waktu Dengan Pasangan Kita (Apapun Yang Terjadi)

Sesuai dengan sumpah pernikahan, “disaat senang maupun susah” harus bersama. bener gak? emang sih namanya, memilih yang terbaik (Lagi) itu adalah naluriah seorang manusia (gak bisa disalahkan juga) biarpun setia, kalau hati ingin mengapai, meski tidak mencoba…ya cuma berandai-andai itu ada saja. tapi kalau diproteksi dengan cara-cara diatas dijamin deh, gak bakal pernah mau mendua. biarpun keinginan setinggi langit dan diatas langit masih ada langit.

Jadi kalo udah pake cara diatas, masih terus tergoda. say your heart: “gue tetap mau setia, mau susah kek, mau apa kek, gue mau menghabiskan waktu dengan pasangan gw selamanya” walaupun malam itu gelap dan dingin, jalanan itu kosong, tidak terpantau istri/suami, “gw tetap akan setia” kalo elo udah mengatakan itu (apalagi berkali-kali) pas dideketin orang atau mau mendekati, sugesti elo jadi warning, terjadi suara sirene yang bergetar dikepala, teringat oleh perkataan yang elo ucapakan tadi.

Harus total maksudnya, mencoba untuk bertahun-tahun. misalnya pasangan elo dulunya sering fitnes, tampang ya lumayan (maka itu elo nikahin kan?) elo juga boleh berkata dalam hati “ga apa-apa kok, badan pasangan gw (sterek) misalnya” terus dilanjutkan “yang penting kan gw aman kalo bersama dia” carilah kebaikan dari dalam pasangan kamu. jangan sebaliknya. apapun profesinya, masa lalunya, biar gimana pun, dia tetap pasagan kamu. terimalah hal itu, terus untuk tetap setia, didalam hati, pasti bisa kok. kalo gak bisa, jangan mencoba menduakan dia.

Kenapa harus total, maaf ya kadang ada juga sih yang meremehkan perkawinan. mungkin karena sifat lahir batinya, sering kali untuk bergonta-ganti pasagan dimasa lalu, jadi setelah nikah, rasa itu masih ada (ada juga yang seperti itu). ya apapun itu memang hal itu (dari cerita banyak orang) hal itu memang sering kali dihilangkan, bahkan menjadi kebiasan seseorang, untuk melakukan itu. bisa jadi dari faktor dendam masa lalu, lalu ingin menyakiti semua lawan jenis atau memang tidak mau terikat satu pasangan (yang dianggap kuno). ya apapun itu, itulah kehidupan, penuh warna-warni (bukan ingin menghakimi) itu adalah bagian dari hak individu seseorang.

Jadi selama kamu ingin terus total + menyatakan diri dalam hati, siapapun kamu, beberapa bandelnya hati untuk terus berontak menghancurkan kesetiaan + memakai cara-cara diatas, ya semoga aja yach, kamu bisa langgeng dengan pasangan kamu (satu-satu aja).

**********************

So selesailah sudah Post “Tips Menjadi Pasangan Setia” yang sebenernya dengan keteguhan hati yang tulus untuk tetap setia, dijamin maka kamu akan tetap setia. oke deh jangan lupa untuk membaca dan menonton video dari https://wildanrenaldi.wordpress.com/, lainnya, thank you.

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Cinta & Asmara, Tips Dan Trik dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Tips Menjadi Pasangan Setia

  1. fulhy berkata:

    bgus saran na qu kan mencoba

  2. Anonim berkata:

    q suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s