Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia Versus Tim Kelas Dunia

Kenapa Timnas Indonesia selalu kalah dengan Tim Papan Atas Dunia? Bayern MunichInter MilanLA  GalaxyNetherlandsUruguay,dl belum lagi lagu uji coba yang akan digelar nanti ArsenalLiverpoolChelsea. yang orang udah beranggapan, mau kalah berapa lagi? memang sih, Timnas Indonesia sedang berkembang saat ini, kekalahan dengan negeri Malaysia di final 2x, Senior dan Junior, membuat peringkat di FIFA World Rankings, jadi menurun di posisi (170 data terakhir 17 Juni 2013) dan juga kekalahan lainnya. dan memang mereka juga manusia Bambang Pamungkas, dkk sudah berusaha berjuang demi Merah Putih. tulisan ini bukan menjatuhkan Tinmas Indonesia yach, bukan, tetapi disini di menganalisis, kenapa Timnas Indonesia bisa kalah, kalah dan kalah terus? kalau ada kata imbang kenapa tidak? nah maka dari itu ayo lihat penyebabnya?

1. Timnas Indonesia Harus Mempunyai Sarana Latihan Fatilitas Berkelas 

Masalah stamina dan skill untuk para Pemain Timnas Indonesia adalah masalah di Fatilitas pengembangan para pemain, biasanya untuk stamina yang bagus dibutuhkan alat olahraga yang bagus, latihan yang bagus (terorganisir) dan keseriusan menangani pemain, itu juga menjurus ke Manajemen yang bagus. untuk stamina dan skill para pemain Timnas, sepertinya sangat kewalahan dimenit2 penting untuk menghadapi Tim Kelas Dunia (sudah dilihat dari pertandingan melawan klub eropa) karena dalam sepakbola selain, Defensive dan Attack, Stamina juga penting, untuk menghadapi “Para Bule” yang memang sudah terlatih dari liga-liga mereka yang bermain di tiap minggunya (sama seperti ISL) belum lagi di Piala Liga, Liga Champions, Pertandingan Internasional,dll. mereka (para pemain eropa) juga beruntung mempunyai fatilitas yang bagus di Klubnya masing-masing, jadi mereka dobel fatilitas bagus di Klub dan Negara. contoh pemain itu adalah Edgar DavidsGennaro GattusoThomas Gravesen. 3 pemain itu mempunyai tenaga banteng, kebo (apapun julukannya) ketiga pemain itu luar biasa dalah hal stamina. padahal mereka bukan pemain dari Afrika yang biasanya sudah Pure Natural Stamina, seperti: Samuel Eto’oGeorge Weah. tetapi ketiga pemain itu dari Eropa yang notabe nya, Speed dan Teknik. karena apa? karena apa? Fatilitas Latihannya Dong!!! dan juga para keseriusan menangani pemainnya, layak nya anak sendiri dan satu hal lagi YAITU: Demi kepentingan KLUB/NEGARA, bukan di tangan kepentingan PRIBADI!!!. 

Caranya Meningkatkan Stamina Dan Skill Pemain?

  1. Sarana Olah Raga Dan Fatilitas Yang Bagus
  2. Tempat Latihan Yang Bagus

Tentunya kita mau modal dikit dong buat beli Treadmill (yang rata-rata harganya 1.2 juta keatas) tergantung merek dan kegunaannya. belum lagi alat olah raga yang mahal lainnya tetapi berguna bagi kita. di Klub-Klub Eropa biar kecil, memperhatikan soal ini, dan satu hal lagi dana buat latihan ini tidak masuk ke kantong sendiri!!! bagaimana Timnas kita mau maju, umpamanya kalau dana yang seret, belum lagi dari gaji, APA KATA DUNIA!!! dieropa sekorupsi-sekorupsinya orang, masih mentingin orang lain, masyarakat, warga, itu makanya Internet gratis, Air keran bisa diminum langsung dikeran tanpa harus di rebus, dan adanya daging khusus untuk orang miskin di eropa, istilah nya semua orang bawah, semiskin-miskin nya masih sanggup makan daging. begitu juga di klubnya, sejahat-jahat nya Presiden Klub masih mentingin pemainnya, jangan sampe pemainnya cuma dapet fatilitas asal kadut, karena apa? kalo fatilitas nya jelek, pemainnya pun jadi jelek dong, terus prestasi klub jadi jelek dong, itu imbas dari buruk nya, korupsi, dan masuk kantong sendiri (dan anak-anak sekolah di luar jakarta, banyak yang atapnya bolong) tetapi mereka tetap sekolah. Kalau mau meningkatkan pemain sepakbola, harus lihat dari fatilitasnya dulu, maksimal harus modalin 100 sampa 200 juta mungkin lebih dari 600 juta rupiah atau 2 Miliar Rupiah, bila ditambah buat sarana lapangan latihan, ini cuma untuk fatilitas aja (APA ADA YANG KEBERATAN?) semoga tidak yach (gila loe dananya gede banget mending buat gua) dasar kau otak…!!! kenapa begitu mahal? coba kita rinci berikut ini:

 klik ini untuk lihat daftar harga: http://www.sportofit.com/paket-fitness/pakar-x/pakar-x-148-jt.php

Semua nya dengan harga (148 juta) ini untuk alat fitnes saja loh, coba lihat salah satu harga alat olah raga lain nya: 

Contoh Barang Untuk Training Dan Perkiraan Harga Barang (1 Euro “£” Rp. 13,217.04)

  1. Cones and Markers (1 buah  £0.49 atau Rp. 6449)
  2. Hurdle Cone Set (£33.99 atau Rp. 447.404)
  3. Step Training Hurdles (£10.00 atau Rp.. 131.628)
  4. Boundary Pole Base ( £1 4.99 atau Rp. 197310)
  5. Boundary Poles ( £1 4.99 atau Rp. 197310)
  6. Portable Speed & Agility Training Kit ($785 atau Rp. 1.33416.59)
  7. Speed Agility Hoops (isi 12 pack harga: (£18.00 atau Rp. 237,906.81)
  8. Speed Agility Ladders (Panjang 8 meter harga: £34.00 atau Rp. 449,379.53)
  9. Free Kick Mannequins (£130.00 atau Rp. 1,718,215.84)

Itu adalah contoh perkiraan harga untuk alat latihan yang berlaku di Klub Sepakbola Eropa, yang dimana para Klub memiliki perlengkapan lebih dari satu alat untuk dipakai latihan, dan hasil nya bisa meningkatkan skill dari pemainnya. lalu bagaimana dengan arena latihan? setiap klub eropa punya tempat latihan nya sendiri seperti Inter Milan, Angelo Moratti Sports Centre di  Appiano GentileAngel Moratti Sports Centre. mereka mempunyai tempat latihan seperti:

  1. Training complex
  2. Pitches
  3. Gyms
  4. Main building

So inti nya bila Timnas ingin maju berkembang seperti halnya negara di maju di sepakbola, pastinya harus memperhatikan dari Fatilitas Latihan nya dahulu, setelah itu baru membenahi Manajemen nya, yang terpenting adalah (sekali lagi) Demi KLUB/NEGARA, bukan di untuk kepentingan PRIBADI!!! dan dana buat latihan ini tidak masuk ke kantong sendiri!!! bila ini sudah di jalankan, semoga Timnas Indonesia mempunyai para pemain yang lebih bagus juga untuk di junior dan lebih punya skill dibanding sekarang. amien, siapa dong yang nggak mau Timnas nya maju? semua Fans, Pendukung Timnas pasti nya setuju sekali kalau Timnas Indonesia mempunyai Pusat Latihan yang bagus seperti hal nya di Eropa, dijamin gak usah diragukan laaaaagi deh.

2. Timnas Indonesia Harus Mempunyai Manajemen Dan Pelatihan Yang Bagus

Oke lah kita jangan membandingkan pemain Indonesia dengan pemain asing dulu, Barclays Barclays Premier LeagueSerie ALa LigaEredivisieBundesliga,dll yaitu liga atas tim di eropa, atau melihat kearah sana dulu, lebih baik pikirkan Liga kita sendiri dan jangan berpikiran kita ini jelek dan mereka bagus, itu salah bro. J. League, 20 tahun yang lalu mencontoh Indonesia, kenapa saat ini mereka lebih maju dari pada kita? jawaban nya satu “sepakbola adalah kebanggaan” mereka mau susah menapak demi menapak, kalah demi kekalahan, demi untuk sekarang ini. ya sejelek-jeleknya barang sendiri, toh milik kita sendiri toh (istilah nya) begitulah jepang yang mulai merangkak di dunia, saat di Piala Dunia 1998, saat itu memang kalah 1-0 dari Argentina, waktu itu tanggal 14 juni 1998, dan Jepang juga gagal lolos ke putaran grup, bukan itu maksudnya…oke mereka boleh kalah, dari Kroasia dan Jamaika di GRUP H, tetapi semenjak itu, prestasi negeri matahari terbit itu dipantas di acungi jempol, bahkan hingga sampai saat ini. nah kenapa Indonesia seaakan jauh sekali dari murid yang pernah belajar dari kita? jawaban nya banyak:

  1. Tidak ada arah mau kemana sepakbola kita
  2. Manajemen yang buruk
  3. Tidak ada pengorbanan demi sepakbola kita maju
  4. Fatilitas seadaanya
  5. Tidak ada nya pemain Indonesia yang bermain di liga luar negeri nya, Asia,Eropa,dll

Negara Korea Utara saja sudah mengenal kedisiplinan yang tinggi, mereka benar-benar serius membanggun sepak bola nya untuk lebih maju dan itu tanpa harus mementingkan kepentingan Pribadi, Golongan, dan ABS (Asal Bos Senang) dan hasil nya ke Piala Dunia 2010, di GRUP G. boleh di cek disini: http://en.wikipedia.org/wiki/2010_FIFA_World_Cup

Saat ini Timnas Indonesia sudah mempunyai Staff Pelatih, yang bagus, cukup, atau lumayan bagus. mereka mempunyai:

Pelatih Kiper Brazil Fabio Muchine Tepedinho
Pelatih Fitnes Brazil Osvaldo Lessa
Dokter Tim Indonesia Syarif Alwi
Physiotherapist  Indonesia Matias Ibo

Tetapi kenapa yach, Timnas kita kalah-kalah melulu? dan kurang bersaing di luar dari negeri ini? jawabannya satu, tentunya dari Manjemen nya dong ah. masa kalah sih sama Promotor Musik di Indonesia? kenapa? (bukan membandingkan yach) para promotor kita bisa loh manggil artis luar negeri seperti: Avril LavigneMariah Carey, nyarisnya Lady Gaga, dan juga nama beken laenya Justin BieberShahrukh Khan,dll wow itu prestasi luar biasa loh, yang negara ini sempat di “Blacklist” sebagai negara teroris, oleh dunia Internasional, tetapi Para Promotor Negeri Kita, sudah membuktikan bahwa mereka bisa toh, bersaing dengan negara lain dalam mendatangkan artis-artis, penyanyi dari luar negeri, yang di jaman dahulu para “FANS” nya selalu ngiler beranggapan “KAPAN YACH ARTIS LUAR NEGERI DATENG KESINI?” sekarang berkat Para Promotor Musik, mereka datang bukan lewat mimpi, melainkan kenyataan. so kenapa mereka Para Promotor Musik, sanggup bersaing dengan negara lain, yang notabe nya mampu mendatangkan artis-artis luar negeri juga seperti: Jepang, Malaysia, Thailand,dll, karena apa?  “MANAJEMEN YANG BAGUS” Memang mereka kan Para Promotor Musik, beda dengan manajemen sepakbola, ya bisa dibilang begitu, tetapi keduanya bila di olah dengan baik, semuanya tidak akan sukses. maksudnya manajemen disini, tidak perlu dititik beratkan seperti hal nya perusaahan besar, tetapi hanya 2 manajemen yang bagus untuk sepak bola, yaitu: Materi dan Kebutuhan Personal (pemain), tanpa keduanya manajemen Timnas, bukan manajemen yang baik. 

Materi Dan Kebutuhan

Ada berita menyedihkan menimpa, salah satu pemain sepakbola dalam negeri bernama Diego Mendieta, diketahui bahwa klubnya menolak untuk membayar biaya rumah sakit, Klub ini juga berutang US $ 12.500 atau Rp. 123,817.13, dalam kesepakatan kontrak. karena jelek nya manajemen dari sepakbola di indonesia nasib dari pemain ini di juluki, “aib bagi sepak bola”. kita tidak usah munafik menutupi apa yang terjadi didunia nyata, nama nya masuk kantong sendiri, ABS, mementingkan diri sendiri, atau apapun itu “merek” negeri dari tercinta “TIDAK ADA UANG, TIDAK JALAN”. semua nya itu harus dihentikan demi masa depan Tim Masional. di klub eropa setiap minggu, rekening pemain di kirim, pundi-pundi hasil kerja keras mereka, menunggak gaji, sama saja pelanggaran hukum, bisa fatal di pengadilan. masalah medis, sudah di sediakan, jadi pemain tidak usah khawatir soal medis, asma, sinus, katarak, kutu air,dll semuanya punya dokter khusus, kenapa mereka bisa menyediakan kebutuhan yang bagus demi pemainnya jawabannya bukan (untuk apa) tetapi memang kewajiban, kalau dananya masuk kekantong sendiri, merusak sistim, lebih baik jangan mengurusi pemain!!! para fans Timnas Indonesia juga tidak keberatan, bila para pihak asing, yang lebih becus, yang mengolah, toh sepakbola menjadi maju. bedanya sistim organisasi asing dan dalam negeri adalah satu: di luar negeri “tidak ada uang, memang kewajiban” di dalam negeri “tidak ada uang, tidak jalan” jadi untuk apa anda dibayar?

3. Pemain Timnas Indonesia Harus Menyadari Kemampuan Skill Masing-Masing

Kritik bukan berati mencela, kalau semuanya bagus-bagus terus, kapan ada masukan yang bagus. pemain indonesia, saat ini bisa di bilang mempunyai skill yang hampir lumayan, tetapi dikawasan asia, timnas indonesia, tidak bisa bersaing karena faktor stamina, terlihat dari beberapa ujicoba dengan klub eropa, dan hasil nya keteteran karena stamina nya habis. maka dari itu, pemain timnas indonesia harus menyadari, bahwa kita memang bukan berkelas eropa dan harus di sadari itu (bukan menghina) Bangladesh, Sri lanka juga, tetapi kita lebih bagus (seharusnya) daripada Myanmar, Laos dan Kamboja, tetapi masih kalah jauh dari jepang dan Korea Selatan, China, yang raja nya asia, tidak usah menolak lagi, akui saja, memang pemain timnas indonesia masih kalah kurang jauh, jangankan eropa, level asia pun masih jauh. nah maka dari itu, kesadaran kemampuan kita, yang apa-apa tidak meniru, dan berharap seperti hal nya pemain kelas dunia, kita harus sadar kemampuan kita masing-masing. so jangan sampai ada anggapan orang “ah pemain baru gitu aja, udah sok” istilahnya. maka dari itu bukan berati skill kita tidak bisa meningkat (pasti bisa) kesadaran di tambah latihan yang tekun akan melahirkan, kemampuan skill yang tinggi (sesuai dengan kemampuan diri) dengan begitu kita bisa fokus terhadap latihan kita dan tidak menganggap pemain kelas dunia, menjadi hal untuk ditiru, hal untuk berkembang….itu salah.

5. Timnas Indonesia Harus Mempunyai 1 Atau 2 Pemain Yang Bermain Diluar Negerinya

Kazuyoshi Miura atau King Kazu, pemain pertama yang bermain di luar negerinya, dan setelahnya, banyak pemain yang ingin mengikuti jejak nya Hidetoshi Nakata,Shunsuke Nakamura, salah satu pemain tenar lainnya dari negara Jepang. CONTOH YANG SOMBONG ADALAH: “Kalau gajinya lebih besar dari klub saja, akan saya pertimbangkan” wah itu sama saya memutus generasi selanjutnya untuk berkembang di masa depan.Tim NasionalMacedonia yang dahulu kala di anggap “SIAPA YEEEE” tetapi sekarang punya Goran Pandev, ex Inter Milan, yang besar karena skill nya dan sekarang bermain di Napoli. Gara – Gara Pandev, sekarang banyak pemain Makedonia yang bermain di luar negerinya, ini Skuad Makedonia:

NO Nama / Posisi Klub Nilai pasar
Tom Pacovský Tom Pacovský
Kiper ( GK ), 30 Tahun
- 650.000 £750.000 €
Darko Tofiloski Darko Tofiloski
Kiper ( GK ), 27 Tahun
- 400.000 £450.000 €
Kristijan Naumovski Kristijan Naumovski
Kiper ( GK ), 24 Tahun
- 800.000 £900.000 €
Martin kaya Martin kaya
Kiper ( GK ), 27 Tahun
- 800.000 £900.000 €
-
Darko Glisic Darko Glisic
Belakang ( LB ), 21 Tahun
- 125.000 £150.000 €
Daniel Georgievski Daniel Georgievski
Belakang ( RB ), 25 Tahun
- 1.300.000 £1.500.000 €
Vance Sikov Vance Sikov
Belakang ( CB ), 27 Tahun
- 1.200.000 £1.400.000 €
Daniel Mojsov Daniel Mojsov ada kelayakan, Tippeligaen: sampai 14:07:13, 7 hari pertandingan / s
Belakang ( CB ), 25 Tahun
- 800.000 £900.000 €
Boban Grncarov Boban Grncarov
Belakang ( CB ), 30 Tahun
- 750.000 £850.000 €
Aleksandar Lazevski Aleksandar Lazevski
Belakang ( LB ), 25 Tahun
- 825.000 £950.000 €
Blagoja Ljamcevski Blagoja Ljamcevski
Belakang ( LB ), 26 Tahun
- 250.000 £275.000 €
Nikolce Noveski Nikolce Noveski
Belakang ( CB ), 34 Tahun
- 875.000 £1.000.000 €
Jasmin Mecinovic Jasmin Mecinovic
Belakang ( CB ), 22 Tahun
- 175.000 £200.000 €
Stefan Ristovski Stefan Ristovski
Belakang ( RB ), 21 Tahun
- 350.000 £400.000 €
Kire Ristevski Kire Ristevski
Belakang ( CB ), 22 Tahun
- 175.000 £200.000 €
Aleksandar Todorovski Aleksandar Todorovski
Belakang ( RB ), 29 Tahun
- 400.000 £450.000 €
Diperbesar Sumulikoski Diperbesar Sumulikoski
Gelandang ( DM ), 32 Tahun
- 300.000 £350.000 €
David Babunski David Babunski
Gelandang (AM), 19 Years
-
Ostoja Stjepanovic Ostoja Stjepanovic
Gelandang ( CM ), 28 Tahun
- 300.000 £350.000 €
Nikola Gligorov Nikola Gligorov
Gelandang ( DM ), 29 Tahun
- 300.000 £350.000 €
Agim Ibraimi Agim Ibraimi
Gelandang ( LM ), 24 Tahun
- 1.100.000 £1.200.000 €
Muhamed Demiri Muhamed Demiri : Akhir Juni 2013
Gelandang ( DM ), 27 Tahun
- 525.000 £600.000 €
Darko Tasevski Darko Tasevski
Midfield (AM), 29 Years
- 1.100.000 £1.250.000 €
Mirko Ivanovski Mirko Ivanovski
Striker ( SS ), 23 Tahun
- 700.000 £800.000 €
Adis Jahović Adis Jahović
Penyerang ( CF ), 26 Tahun
- 450.000 £500.000 €
Samir Fazli Samir Fazli
Penyerang ( CF ), 22 Tahun
- 175.000 £200.000 €
Goran Pandev Goran Pandev
Striker ( SS ) , 29 Tahun -
- 8.800.000 £10.000.000 €
Bajram Fetai Bajram Fetai
Striker ( SS ), 27 Tahun
- 300.000 £350.000 €
Aleksandar Trajkovski Aleksandar Trajkovski
Penyerang ( LW ), 20 Tahun
- 625.000 £700.000 €
Dusan Savic Dusan Savic
Striker ( SS ), 27 Tahun
- 625.000 £700.000 €
Ivan Trickovski Ivan Trickovski
Penyerang ( LW ), 26 Tahun
- 875.000 £1.000.000 €
Dejan Blazevski Dejan Blazevski
Penyerang ( LW ), 27 Tahun
- 525.000 £600.000 €
Ferhan Hasani Ferhan Hasani
Penyerang ( LW ), 23 Tahun
- 450.000 £500.000 €,

Masalahnya sekarang kita “KAGAK ADA!!!” para pelopor, yang kurang menghargai pentingnya para pemain yang berkembang, ya anggaplah 1 pemain yang bermain di eropa, pasti akan menjadi lecutan, banyak para pemain lain nya yang ingin bermain di eropa. tidak usah berlaga, harus ke Manchester United dalu deh, ke FC Zürich, itu juga “super” bagus buat awalnya (nanti kan berkembang) TorinoWiganAjaxOlympique de Marseille,dll lebih baik kita “sadar diri” dulu deh!!! dengan kemampuan kita, orang di MU nya kan, pasti punya otak “Ah pemaen kayak gitu, lebih baek gue maenin Rooney” ya iya lah, pemain luar kan pengen “REKRUT” pemain kan bukan asal kadut, mana mau nanti beli pemain pemain yang  “EMBLEB” bisa dibilang “AH BUANG-BUANG DUIT GUE AJA LOE” ujung2 nya di jual dengan harga murah, ke Klub “GITU DEH!!!” maka dari itu tingkatkan skill kita dahulu, sebelum ke dunia internasional. setelah skill kita bagus dan setara, baru kita bisa unjuk gigi, jangan sampe memalukan nama bangsa. udah gitu, jangan pilih-pilih klub, masih mending ada klub yang tawarin, udah tahu langka, masih jual mahal (kaya cewek cakep aja) siapa aja klub nya, di eropa, Skandinavia, Polandia, kalo perlu di Russia, teken aja dulu, soal gaji itu sih nomor 2,

Yang terpenting ‘ENGKAU” menjadi pelecut untuk pemain lain (yang dijamin 10000000%) pasti mengikuti langkah elo “busyet si itu (umpamanya) gile bisa maen di luar negeri, gue juga mau dong” terus pemainnya semangat, lalu unjuk gigi dan keluar deh dari Indonesia tercinta itu, bermain di level atas eropa, perlahan demi pasti (mungkin) suatu saat ada pemain “INDONESIA” yang bisa bermain di “MU” bukan mimpi di siang bolong doangan!!! yang pasti pas dia lagi mudik nanti (lebaran atau apa) di sambut bak pahlawan oleh negeri sendiri, Masuk MetroTVtvOne, juga progam berita lain nya, InsertKabar KabariIntens,dll untuk Infortaiment. belum lagi Media MassaKompasKoran SindoMedia IndonesiaSuara Pembaruan,dll Lampu MerahPopular sampai ke Majalah MISTERI, semua akan meliput tentang kamu. terus akan dibuatkan Lagu dari berbagai Artis yang mungkin Noah,WaliNidjiGigi,D’Masiv,Dewa 19,dll saking bangganya sama kamu, ngajak untuk duet, atau tampil di “Video Klipnya” dan semua nya ini bukanlah mimpi. belum lagi di buatkan ‘VIDEO KLIP” seperti halnya Arya Wiguna – Demi Tuhan (tetapi lebih positif). selain dapat popularitas di negeri sendiri, yang siapa tahu nyangkutnya Nikita WillyNikita Willy, lain nya, kamu akan dicatat sebagai “LEGEND” yang mengharumkan nama bangsa, semua orang yang membicarakan kamu akan tersenyum “WAH ORANG INI JAGOAN GUE, ORANG INI EMANG HEBAT,DLL” SO jadi gak usah khawatir bro (rakyat indonesia) pastinya juga dukung elo nantinya. siapa sih yang kagak bangga, bangga dong kalau ada Pemain Indonesia bisa maen di Eropa. nah makannya raih mimpi-mimpi kamu (khususnya buat remaja) untuk membuat bangga negeri ini, mulai dari sekarang:

  • Tingkatkan Skill
  • Jangan Mikir Terlalu Tinggi2 dulu Messi, Cr7
  • Dan Berjuang Demi Timnas, Pendukung Kamu, Serta Tanah Air Bangsa Negara Ini (Tanpa Pamrih)

Ya semoga bisa terealisasi di dunia nyata, kedepannya. dengan begitu berakhir juga tulisan ini, yang (maaf yach) kalau ada kata-kata vulgar, bukan ngatain yach, tetapi mengkritik membanggun, untuk kemajuan Sepakbola Indonesia.

Tentang wildanrenaldi

Hi Friend Welcome, thank to visit this Blog, enjoy yourself to Read Post or Comment, Please Enjoy, Thank You.
Pos ini dipublikasikan di Sepak Bola dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s