Tanda Kesurupan Setan

Kemasukan setan terjadi kepada siapa saja, saat berada ditempat dan waktu yang salah. biasanya kemasukan disebabkan karena pikiran sedang dalam kosong, kondisi tubuh lelah dan iman tidak kuat. Keadaan ini dimanfaatkan kekuatan gaib, yang biasanya tidak bisa dikendalikan. tanda-tanda orang mengalami kesurupan mempunyai prilaku aneh, ciri-cirinya seperti ini:

  • Tatapan mata tajam, kosong lurus kedepan.
  • Suaranya berubah menjadi datar tanpa intonasi.
  • Bisa menjawab pertanyaan yang berbau paranormal.
  • Kekuatan fisik melebihi kekuatan yang sebenarnya.
  • dalam tingkatan tertentu, orang yang kemasukan setan mampu berbuat hal tak lazim seperti terbang, melempar orang disekitar dengan gerakan tangan dan lainnya.
  • Biasanya mengeluarkan buih (busa) dari mulut dengan mata mendelik hingga terlihat putihnya saja

Apakah kesurupan bisa direkayasa?

Kemungkinan direkayasa itu bisa, tapi bukan dari orang yang kerasukan. Biasanya dilakukan pihak luar (orang lain dengan maksud negatif) dan itu bisa dilakukan para ahli menggunakan kekuatan gaib (mistik). Sebutan untuk ‘orang ahli’ ini biasa disebut “dukun santet”.

Apakah kesurupan bisa diobati?

Hampir semua orang yang kesurupan bisa diobati, orang yang mengobati biasanya disebut “orang pintar” seperti guru agama atau orang yang memiliki kekuatan gaib tapi digunakan untuk kebaikan, bukan “dukun santet” yang cenderung untuk kejahatan.

Kenapa mahluk halus masuk ke tubuh manusia? Apa tujuannya?

Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki manusia. biasanya mahluk gaib yang merasuki tubuh manusia jika lingkungan, tempat tinggalnya diusik mahluk lain, baik manusia atau binatang. Sebutan untuk mahluk gaib yang mendiami suatu tempat adalah “penunggu”.

Tujuannya mengingatkan oleh tingkah laku dari orang yang di rasuki, yang dianggap mengusik ketenangannya. Ada juga yang ingin sekedar menyampaikan pesan yang tak sempat diungkapkan ketika masih hidup, ini disebut arwah gentayangan.

Bagaimana mencegahnya agar tidak kesurupan?

  •  Jangan biarkan diri dalam keadaan kosong (melamun)
  • Hindari tempat-tempat yang bisa dikatakan angker.
  • Jangan mempunyai kebiasaan berbicara atau teriak-sembarangan. lihatlah tempat dan waktu ketika anda berbicara, berteriak-teriak (ketawa keras/ngakak).
  • Jangan pernah menantang alam (seperti gunung, laut, hutan,dsb) atau mengusik roh halus. Jangan sesumbar.
  • Dekatkan selalu diri Anda kepada Tuhan YME.